Berita

Model Israel/Net

Dunia

Perusahaan Pakaian Dalam Israel Lakukan Pemotretan Di UEA, Yang Pertama Sejak Normalisasi Hubungan

RABU, 09 SEPTEMBER 2020 | 08:57 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sebuah merek pakaian dalam Israel telah mengadakan pemotretan di Dubai UEA, momen tersebut dianggap sebagai kampanye pertama pasca Israel dan Uni Emirat Arab menormalisasi hubungan diplomatik bulan lalu.

Fix, label pakaian dalam dan piyama untuk wanita muda, meluncurkan koleksi Putri mereka pada hari Selasa (8/9) dengan model Israel, May Tager, dan model yang berbasis di Dubai, Anastasia Bandarenka, yang berasal dari Rusia.

“Saya sangat senang menjadi model Israel pertama yang mengambil gambar untuk merek Israel di sini,” kata Tager kepada Reuters, dan menyebutnya sebagai momen sejarah mode dan politik, seperti dikutip dari MEE, Selasa (8/9).


Model tersebut mengatakan bahwa mereka yang memiliki paspor Israel belum dapat memasuki UEA, namun dia dapat terbang menggunakan paspor Eropa.

Agen model yang berbasis di Tel-Aviv, Yuli Models, merayakan berita tersebut di Instagram, lewat sebuah postingan.

“Sejarah sedang dibuat. Kampanye Israel pertama di Dubai dibintangi satu-satunya May Tager kami,” tulis mereka.

Tager dan Bandarenka berpose dengan memakai piyama dan memegang bantal saat berada di tempat tidur tiup di gurun. Jerusalem Post melaporkan pada hari Senin bahwa kampanye tersebut akan sederhana dan sesuai untuk tempat pengambilan gambarnya.

Keduanya kemudian berpose dengan mengibarkan bendera Israel dan UEA.

“Saat kami mendengar tentang perjanjian normalisasi, kami pikir itu akan menjadi hal yang paling menarik untuk membuat film di Dubai," kata produser Fix Noya Yohananoff.

CEO Fix Anat Bogner mengatakan bahwa merek pakaian dalam itu akan berekspansi keluar dari Israel dan membuka toko di UEA karena ekonomi di sana sangat bagus.

Menteri Intelijen Israel Eli Cohen mengklaim perdagangan tahunan antara Israel dan UEA akan mencapai 4 miliar dolar AS dalam tiga hingga lima tahun ke depan.

Maskapai Israel Israir mengatakan pada hari Minggu bahwa mereka telah memesan slot untuk penerbangan komersial dari Tel Aviv ke UEA, sementara kepala dua bank terbesar Israel akan melakukan perjalanan ke UEA akhir bulan ini.

Palestina telah mengecam kesepakatan normalisasi, yang mereka katakan melanggar posisi pan-Arab lama bahwa hubungan dengan Israel hanya akan dinormalisasi dengan imbalan negara Palestina.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Arah Pergerakan Ekonomi Nasional dalam Papan Catur Oligarki

Minggu, 06 September 2026 | 05:51

Breaking News: Bandara Soeta Ditutup!

Minggu, 06 September 2026 | 05:16

Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Terdeteksi Hingga Sumbar

Minggu, 06 September 2026 | 04:52

Menerima Dubes AS untuk ASEAN

Minggu, 06 September 2026 | 04:22

KKP Gelar Inspeksi Kapal Perikanan Demi Lindungi ABK Sesuai Konvensi ILO 188

Minggu, 06 September 2026 | 03:53

Ketika Rasa Sakit Direduksi Angka

Minggu, 06 September 2026 | 03:23

TelkomProperty Pastikan Optimalisasi Aset dan Memenuhi Prinsip Value Creation

Minggu, 06 September 2026 | 02:50

Jangan Ulangi Kesalahan Revolusi Biru

Minggu, 06 September 2026 | 02:21

Tidak Cukup Hanya Pakai Masker, Ini Bahaya Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Minggu, 06 September 2026 | 01:59

Photex Navy Force SGS 2026 Tampilkan Formasi Laut di Perairan Banten

Minggu, 06 September 2026 | 01:46

Selengkapnya