Berita

Pakar kesehatan Maroko, Mohamed Moussif,/Net

Dunia

Pakar Kesehatan Maroko Bergabung Sebagai Anggota Komite Ahli WHO

RABU, 09 SEPTEMBER 2020 | 06:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pakar kesehatan Maroko, Mohamed Moussif, masuk dalam komite ahli Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang telah ditetapkan untuk mengevaluasi Peraturan Kesehatan Internasional (IHR).

Komite ini yang akan menilai fungsi Hukum Kesejahteraan Dunia WHO dalam konteks Covid-19. Komite itu terdiri dari 23 ahli mulai bekerja pada hari Selasa.

Moussif yang menjabat sebagai kepala petugas medis di Bandara Internasional Mohammed V di Casablanca sejak 1996, selama ini bertanggung jawab atas pemantauan, administrasi, dan operasi penyaringan masuk bandara selama wabah SARS, Flu Burung, H1N1, Ebola di Afrika Barat, Zika, dan Ebola di Republik Demokratik Kongo, dikutip dari MWN, Selasa (8/9).


Ia menyandang gelar dalam Kesejahteraan Publik, MBA dalam Administrasi Konstruksi Kesejahteraan, diploma dalam Obat Penerbangan dari European College of Aviation Drugs di Frankfurt, dan sertifikat dalam Journey Drugs dari German Society of Journey Drugs.

Moussif telah melakukan lebih dari 40 misi untuk WHO. Penetapannya sebagai anggota komite membuatnya akan terus memberikan kontribusi yang berharga bagi upaya dunia kelompok tersebut sebagai bagian dari komite analisis IHR.

Komite ini dapat akan memberikan masukan dan menyarankan modifikasi yang dianggap penting dan mempelajari pernyataan keadaan darurat kesejahteraan umum yang menjadi perhatian dunia.

Para konsultan ini diminta mengirimkan laporan sementara pada November 2020 hingga Mei 2021, saat Pertemuan Kesejahteraan Dunia.

Direktur Dasar WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyebutkan dalam pidatonya pada hari Senin bahwa IHR adalah instrumen resmi paling penting dalam keselamatan kesejahteraan dunia.

Di antara para ahli tersebut juga ada Lucille Blumberg, seorang profesional kesehatan dari Institut Nasional Penyakit Menular Afrika Selatan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Arah Pergerakan Ekonomi Nasional dalam Papan Catur Oligarki

Minggu, 06 September 2026 | 05:51

Breaking News: Bandara Soeta Ditutup!

Minggu, 06 September 2026 | 05:16

Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Terdeteksi Hingga Sumbar

Minggu, 06 September 2026 | 04:52

Menerima Dubes AS untuk ASEAN

Minggu, 06 September 2026 | 04:22

KKP Gelar Inspeksi Kapal Perikanan Demi Lindungi ABK Sesuai Konvensi ILO 188

Minggu, 06 September 2026 | 03:53

Ketika Rasa Sakit Direduksi Angka

Minggu, 06 September 2026 | 03:23

TelkomProperty Pastikan Optimalisasi Aset dan Memenuhi Prinsip Value Creation

Minggu, 06 September 2026 | 02:50

Jangan Ulangi Kesalahan Revolusi Biru

Minggu, 06 September 2026 | 02:21

Tidak Cukup Hanya Pakai Masker, Ini Bahaya Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Minggu, 06 September 2026 | 01:59

Photex Navy Force SGS 2026 Tampilkan Formasi Laut di Perairan Banten

Minggu, 06 September 2026 | 01:46

Selengkapnya