Berita

Yerisalem, salah satu kota tertua di dunia, terletak di dataran tinggi di Pegunungan Yudea antara Laut Tengah dan Laut Mati. Kota ini dianggap suci dalam tiga agama Abrahamik utama—Yudaisme, Kekristenan, dan Islam. Baik orang Israel maupun Palestina mengklaim Yerusalem sebagai ibu kota mereka

Dunia

Turki Mendesak Kosovo Agar Tidak Membuka Kedutaan Besar di Yerusalem

SENIN, 07 SEPTEMBER 2020 | 06:08 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Turki mengingatkan Kosovo agar tidak tergesa-gesa memutuskan membuka kantor kedutaannya di Yerusalem. Sebagai negara pertama yang mengakui kemerdekaan Kosovo dari Serbia pada 2008, Turki jelas merasa kecewa dengan langkah Kosovo itu.

Bagi Turki, keputusan itu akan merusak resolusi PBB dan merugikan perjuangan Palestina. Pendirian kantor kedutaan itu merupakan bentuk pengakuan negara berpenduduk mayoritas muslim itu bahwa Yerusalem ibu kota Israel.

Kementerian Luar Negeri Turki dalam pernyataannya mengatakan agar Kosovo menahan langkahnya yang dapat merusak masa depan negara itu sendiri.


"Kami menyerukan kepada kepemimpinan Kosovo untuk mematuhi keputusan [PBB] ini untuk menahan diri dari langkah-langkah yang akan merusak status historis dan hukum Yerusalem," ujar pernyataan itu, dan menambahkan bahwa langkah tergesa-gesa itu dapat membuat Kosovo sulit untuk diakui oleh negara-negara lain di masa depan.

Pernyataan tersebut mengutip berbagai resolusi PBB yang menekankan bahwa masalah Palestina hanya dapat diselesaikan dengan negara Palestina yang merdeka, berdaulat, dan bersebelahan secara geografis dengan ibukotanya di Yerusalem Timur berdasarkan perbatasan sebelum tahun 1967.

Sementara status Yerusalem masih diperebutkan sesuai hukum internasional. Keputusan mengenai pembagian wilayah Yerusalem harus sesuai perundingan damai Israel dan Palestina, bukan diakui secara sepihak.

Dalam pertemuan di Gedung Putih, Jumat (4.9), Kosovo dan Serbia telah menandatangani kesepakaran normalisasi ekonomi. Hasil dari kesepakatan itu juga membahas Kosovo yang akan mendirikan kantor misinya di Yerusalem dan sebagai gantinya Kosovo akan mendapatkan pengakuan kemerdekaan dari Israel.

Turki juga ikut keprihatinannya atas keputusan Serbia yang akan memindahkan kedutaan bearnya dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Sejauh ini hanya dua negara yang telah membuka kedutaan besar di Yerusalem, yaitu Amerika Serikat dan Guatemala.

Palestina sendiri sangat menentang langkah Kosovo dan Serbia.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Arah Pergerakan Ekonomi Nasional dalam Papan Catur Oligarki

Minggu, 06 September 2026 | 05:51

Breaking News: Bandara Soeta Ditutup!

Minggu, 06 September 2026 | 05:16

Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Terdeteksi Hingga Sumbar

Minggu, 06 September 2026 | 04:52

Menerima Dubes AS untuk ASEAN

Minggu, 06 September 2026 | 04:22

KKP Gelar Inspeksi Kapal Perikanan Demi Lindungi ABK Sesuai Konvensi ILO 188

Minggu, 06 September 2026 | 03:53

Ketika Rasa Sakit Direduksi Angka

Minggu, 06 September 2026 | 03:23

TelkomProperty Pastikan Optimalisasi Aset dan Memenuhi Prinsip Value Creation

Minggu, 06 September 2026 | 02:50

Jangan Ulangi Kesalahan Revolusi Biru

Minggu, 06 September 2026 | 02:21

Tidak Cukup Hanya Pakai Masker, Ini Bahaya Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Minggu, 06 September 2026 | 01:59

Photex Navy Force SGS 2026 Tampilkan Formasi Laut di Perairan Banten

Minggu, 06 September 2026 | 01:46

Selengkapnya