Berita

Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah/RMOLBanten

Nusantara

Tangerang Perpanjang PSBB Setelah Kembali Masuk Zona Merah

MINGGU, 06 SEPTEMBER 2020 | 22:15 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Kota Tangerang kembali diperpanjang.

Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah mengatakan, perpanjangan tersebut dilakukan lantaran saat ini Kota Tangerang kembali memasuki wilayah zona merah penyebaran Covid-19.

"Betul, tadi perintah Pak Gubernur masih diperpanjang," ungkap Arief saat dikonfirmasi, Minggu (6/9).


Perpanjangan tersebut menjadi yang kesepuluh kalinya diterapkan di Tangerang. Untuk kali ini, perpanjangan diberlakukan hingga 20 September 2020 mendatang.

Dari data Dinas Kesehatan Provinsi Banten yang diunggah di Instagram resminya, ada 143 pasien Covid-19 yang masih dirawat di Kota Tangerang dan 191 orang dirawat di Kabupaten Tangerang. Keduanya masuk wilayah zona merah. Sementara Kota Tangsel dengan 101 orang pasien Covid yang dirawat, masuk zona oranye.

Meski begitu, Arief mengaku, di Kota Tangerang tren penularan mulai menurun. Angka positivity rate di pekan pertama PSBB ke-9 sebesar 2.9 persen, sementara di pekan kedua PSBB ke-9 turun menjadi 2,5 persen.

"Sebenarnya positivity rate di Kota Tangerang semakin ke sini menurun, setelah sebelumnya menanjak. Tapi kita ingin kembali menekan angka penularan," kata Arief dilansir Kantor Berita RMOLBanten.

Dengan masih tingginya angka penularan Covid-19 di Tangerang, Arief meminta agar masyarakat terus mematuhi protokol kesehatan yang sudah diatur pemerintah.

"Jalankan dengan ketat 3M, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak," tuturnya.

"Ingat, di rumah saat kita pulang itu ada keluarga yang kita sayang, sehingga harus juga kita jaga dengan mandi dan membersihkan diri setelah beraktifitas di luar," tutupnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya