Berita

Banir di Kabupaten Landak yang disebabkan meluapnya lima sungai di wilayah tersebut/Istimewa

Nusantara

Lima Sungai Meluap, 12 Desa Di Kabupaten Landak Terendam Banjir

MINGGU, 06 SEPTEMBER 2020 | 21:55 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Banjir dan tanah longsor yang melanda di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat terjadi karena lima sungai di wilayah tersebut meluap usai diguyur hujan berintensitas tinggi pada Jumat (4/9) hingga Sabtu (5/9).

Adapun kelima sungai yang meluap tersebut meliputi Sungai Behe, Sungai Dait, Sungai Landak, Sungai Menyuke dan Sungai Meranti.

Menurut laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Landak, Minggu (6/9) pukul 10.24 WIB, banjir telah merendam 12 desa di enam kecamatan, meliputi Desa Ampadi, Desa Meranti, Desa Tahu dan Desa Selange di Kecamatan Meranti.


"Selanjutnya Desa Nyanyum di Kecamatan Kuala Behe, Desa Semunti, Desa Tengue dan Desa Sekendal di Kecamatan Air Besar. Kemudian Desa Menjalin di Kecamatan Menjalin, Desa Untang di Kecamatan Banyuke Hulu, Desa Songga dan Desa Darit di Kecamatan Menyuke," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati dalam keterangan tertulisnya, Minggu (6/9).

Banjir dengan tinggi muka air 80-110 sentimeter itu menggenangi sedikitnya 416 rumah yang dihuni 416 KK. Selain itu, satu unit rumah dilaporkan rusak sedang dan tiga unit lainnya rusak ringan setelah terdampak longsor.

Hingga saat ini, upaya yang telah dilakukan oleh BPBD Kabupaten Landak beserta tim gabungan dari instansi terkait adalah membuka jalur yang terdampak banjir dan longsor menggunakan alat berat di Dusun Emprija, Desa Semunti, Kecamatan Air Besar.

Selain itu, tim BPBD Kabupaten Landak juga telah melakukan pendistribusian logistik, evakuasi warga dengan perahu dan aktivasi posko darurat bencana.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya