Berita

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Salahuddin Uno/Net

Politik

Sandiaga: Jangan Selalui Ribut Resesi, Terima Saja Dan Siapkan Langkah Antisipasinya

MINGGU, 06 SEPTEMBER 2020 | 17:57 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) harus menjadi perhatian pemerintah dalam pelemahan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Menurut Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Sandiaga Salahuddin Uno, UMKM pernah menjadi penyelamat krisis moneter tahun 1998 dan tentunya harus dirangkul pemerintah dan pihak swasta untuk mengantisipasi prediksi krisis pangan pada awal tahun 2021 mendatang.

"Jangan kita ribut resesi atau tidak resesi, karena selama pandemi ini kita mengalami indeks ketidakpastian yang sangat tinggi. Ini saja kita sudah masuk dalam fase resesi," ungkap Sandi dalam webinar bersama Badan Standarisasi Nasional (BSN) bertajuk 'Penguatan UMKM Melalui Penerapan SNI', Minggu (6/9).


"Jangan denial (menyangkal), terima saja dan siapkan langkahnya. Yang bisa terjadi adalah krisis pangan, UMKM harus mengantisipasi dua hal, pasokannya dan harga-harga," tambahnya.

Bersamaan dengan hal tersebut, Sandi mengingatkan agar UMKM yang bergerak dari hulu ke hilir dapat menyusun perencanaan. Terlebih UMKM yang bergerak dalam bidang kesehatan dan pangan.

Menurutnya, banyak penerapan pelatihan yang bisa dilaksanakan untuk memperkuat kedua sektor tersebut.

"Penguatan di berbagai sektor utama, kesehatan, teman-teman BSN bisa membuat pelatihan agar UMKM membuat APD sesuai standar untuk tenaga medis. Bagaimana kita menyediakan APD, selain APD juga masker," ungkap Sandi.

Di sisi lain, kata Sandiaga, tahapan tersebut akan berjalan sejalan dengan kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan, yakni dengan gerakan 3M, mengenakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Hal ini diyakini dapat mencegah penyebaran Covid-19 yang ujungnya pada stabilitas ekonomi secara nasional.

"Bagaimana kita memastikan perilaku bermasyarakat, paling tidak sampai vaksin itu sukses. Lakukan dan terapkan menjaga jarak, tidak dalam kerumunan, rajin cuci tangan dan pakai masker," tutupnya.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

KAI Gelar Diskon Tiket Kereta 20 Persen, Cek Syarat dan Ketentuannya

Kamis, 26 Maret 2026 | 22:00

Anwar Ibrahim Lega Kapal Malaysia Bisa Lewat Selat Hormuz

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:58

Jadwal FIFA Series 2026 Timnas Indonesia Lawan Saint Kitts dan Nevis

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:49

Langkah Mundur Letjen Yudi Abrimantyo Sesuai Prinsip Intelijen

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:31

Cara Mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:15

Inggris Cegat Kapal Bayangan Rusia, Tuding Putin Raup Untung Minyak dari Perang

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:13

Prabowo Blusukan ke Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak untuk Warga

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:06

Prabowo Harus Berhati-hati dengan Pernyataan Ngawur Bahlil

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:01

Fatamorgana Ekonomi Nasional

Kamis, 26 Maret 2026 | 20:34

“Aku Harus Mati”: Horor tentang Ambisi dan Harga Sebuah Validasi

Kamis, 26 Maret 2026 | 20:20

Selengkapnya