Berita

Sheikh Abdullah Basfar/Net

Dunia

Tanpa Alasan Jelas, Ulama Ternama Arab Saudi Sheikh Abdullah Basfar Ditangkap

MINGGU, 06 SEPTEMBER 2020 | 08:29 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Seorang qori atau pembaca Al Quran terkenal di seluruh dunia, Sheikh Abdullah Basfar dilaporkan telah ditangkap oleh otoritas Arab Saudi.

Menurut laporan akun Twitter Mutaqili al-Rai atau Tahanan Hati Nurani, Basfar telah ditangkap pada Agustus. Tidak dijelaskan di mana, mengapa, dan bagaimana ia tangkap.

"Kami mengonfirmasi penahanan Sheikh Dr Abdullah Basfar sejak Agustus 2020," tulis akun seperti dikutip MEMO, Sabtu (5/9).


Basfar merupakan seorang profesor di departemen syariah dan Kajian Islam di King Abdul Aziz University, Jeddah. Ia juga mantan Sekretaris Jenderal Organisasi Buku dan Sunnah Dunia.

Laporan tentang penahanan Sheikh Basfar bertepatan dengan laporan tentang penahanan Sheikh Saud Al-Funaisan, yang ditangkap pada Maret.

Al-Funaisan adalah seorang profesor universitas dan mantan dekan fakultas Syariah di Universitas Al-Imam di Riyadh.

Beberapa pihak menuding, penahanan yang dilakukan terhadap para pemuka agama merupakan tindakan keras atau bagian dari rencana Putra Mahkota Mohamed bin Salman untuk menghapus identitas agama Arab Saudi.

Tetapi sejumlah besar orang Saudi mengungkapkan kemarahan mereka atas penahanan tersebut.

"Elit yang kita butuhkan ada di penjara," demikian pernyataan seorang warga yang dikutip surat kabar online Rai Al Youm.

"Ulama kami ditahan secara sewenang-wenang, sementara orang-orang sepele menikmati kebebasan dan menyebarkan korupsi di negara ini. Ini adalah kampanye terbuka untuk menyingkirkan Islam dan menyebarkan kejahatan di tanah Haramin," ujar akun Twitter lainnya.

Sejak 2017, ketika putra mahkota mengambil alih kekuasaan, dia telah menindak ulama, jurnalis, akademisi, dan aktivis dunia maya atas pandangan kritis mereka. Ia juga berencana untuk mengubah Arab Saudi sebagai negara sekuler.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya