Berita

Perdana Menteri Sudan, Abdalla Hamdok/Net

Dunia

Sambut Demokrasi, Sudan Akhiri Pemerintahan Islam

MINGGU, 06 SEPTEMBER 2020 | 07:50 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sudan mengakhiri pemerintahan Islam yang sudah berdiri selama 30 tahun. Pemerintahan transisi telah sepakat untuk memisahkan agama dari negara.

Deklarasi tersebut ditandatangani oleh Pemimpin Gerakan Pembebasan Rakyat Sudan, Abdel-Aziz al-Hilu dan Perdana Menteri Abdalla Hamdok di Addis Ababa, Ethiopia, Kamis (3/9).

"Agar Sudan menjadi negara demokratis di mana hak-hak semua warga negara diabadikan, konstitusi harus didasarkan pada prinsip 'pemisahan agama dan negara', yang mana hak untuk menentukan nasib sendiri harus dihormati," bunyi deklarasi yang dikutip CGTN pada Sabtu (5/9) tersebut.


Keputusan untuk mengakhiri sistem pemerintahan berbasis agama dilakukan beberapa hari setelah pemerintah menandatangani perjanjian damai dengan kelompok pemberontak dari Utara.

Perjanjian damai dilakukan guna mengakhiri kekerasan yang sudah meluluhlantahkan wilayah Darfur dan beberapa bagian lain setelah Presiden Omar al-Bashir terguling.

Setelah merebut kekuasaan pada 1989, al-Bashir menerapkan interpretasi garis keras terhadap hukum Islam dan berusaha menjadikan Sudan sebagai "pelopor dunia Islam".

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya