Berita

Polisi menyisir area lapangan Esplanade du Trocadero dekat Menara Eiffel saat lockdown di Paris, Prancis/Net

Dunia

Angka Kasus Harian Covid-19 Meningkat Tajam Prancis Tutup Kembali Sejumlah Sekolah

SABTU, 05 SEPTEMBER 2020 | 09:08 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Hanya berselang beberapa hari setelah pembukaan kembali sekolah tatap muka, dinas pendidikan Prancis akhirnya menutup ulang lebih dari 20 sarana pendidikan akibat meningkatnya kasus Covid-19 di negara itu.

Menteri Pendidikan Jean-Michel Blanquer mengatakan bahwa sejauh ini ada 22 sekolah yang telah ditutup kembali di seluruh Prancis dan sekitarnya karena kasus Covid-19. Penutupan kembali itu terjadi hanya beberapa hari setelah sekitar 12 juta siswa kembali ke sekolah pada hari Selasa (1/9).

"Di Prancis daratan saat ini ada 12 sekolah yang ditutup dari total lebih dari 60 ribu, yang merupakan angka kecil. Selain itu, 10 sekolah di La Réunion (departemen bahasa Prancis di Samudra Hindia) ditutup, sehingga total 22 sekolah, kata Blanquer kepada radio Europe 1, seperti dikutip dari AFP, Jumat (4/9).


Hingga 130 kelas juga telah dihentikan dan menteri mengatakan pihak berwenang sedang menyelidiki sekitar 250 insiden terkait Covid-19 yang teridentifikasi di sekolah setiap hari.

"Insiden ini terutama terkait dengan faktor-faktor di luar sekolah, yang menyangkut orang-orang yang mungkin terkontaminasi selama musim panas," katanya.

Blanquer juga mengatakan, jika sebuah sekolah melaporkan lebih dari tiga kasus virus corona, sekolah tersebut ditutup sementara.

"Minggu pertama kelas berjalan relatif baik, terlepas dari ketakutan semua orang. Dan itu membuat saya sangat bahagia," ungkapnya.

Saat lebih dari 12 juta siswa kembali ke sekolah di Prancis pada hari Selasa, beberapa orang tua dan serikat guru justru menyuarakan keprihatinan atas rencana pembukaan kembali ruang kelas karena penyebaran virus semakin cepat.

Kementerian kesehatan mengatakan pada hari Kamis bahwa mereka telah mendaftarkan lebih dari 7.000 infeksi virus korona baru selama 24 jam terakhir untuk kedua kalinya dalam dua hari, hanya sedikit di bawah rekor 7.578 yang ditetapkan pada 31 Maret lalu.

Saat ini Prancis juga mengalami peningkatan jumlah pasien rawat inap karena virus corona.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya