Berita

Deklarasi Koalisi Aktivis Mahasiswa Indonesia (KAMI) Wilayah Aceh/Net

Nusantara

Deklarasi Di Simpang Lima, KAMI Wilayah Aceh Dukung Kebijakan Pemerintah

SABTU, 05 SEPTEMBER 2020 | 02:16 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Ratusan mahasiswa dari berbagai organisasi kemahasiswaan di Aceh melakukan aksi damai di Simpang Lima, Banda Aceh, Jumat (4/9).

Aksi ini tergabung dalam Koalisi Aktivis Mahasiswa Indonesia (KAMI) Wilayah Aceh untuk mendeklarasikan keberadaan gerakan mahasiswa Aceh mendukung kebijakan pemerintah.

Perwakilan KAMI Wilayah Aceh, Husnul Jamil mengajak seluruh elemen bangsa untuk mengawal kebijakan pemerintah di tengah pandemik Covid-19.


"Gotong royong antar-elemen bangsa penting untuk memulihkan kondisi bangsa di tengah pandemik Covid-19 ini," kata Husnul.

Husnul menyampaikan atas nama KAMI, mengajak seluruh komponen elite bangsa untuk bisa mengubah pesimisme menjadi optimisme.

“Jadikan masalah sebagai sebuah peluang untuk bergerak bersama menuju Indonesia maju. Apalagi, di tengah pandemi Covid-19 yang melanda dunia, khususnya Indonesia. Kita harus bangkit bersama bukan dengan saling menyalahkan," ujarnya.

Husnul juga menyampaikan, KAMI mengimbau semua pihak untuk tetap menjaga keutuhan NKRI. Seluruh komponen bangsa agar kembali kepada tujuan bernegara, yaitu membentuk pemerintahan negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia.

"Dan memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial," kata Husnul Jamil.

Deklarasi KAMI Wilayah Aceh mendukung pemerintah pusat dan daerah untuk fokus penanganan Covid-19.

KAMI menguntuk keras kepada kelompok-kelompok yang mencoba memecah belah persatuan dan kesatuan NKRI.

KAMI mendukung pemerintah dalam upaya peningkatan kemandirian ekonomi yang berbasis kerakyatan.

KAMI menyatakan bahwa Indonesia saat ini masih dalam keadaan baik-baik saja.

KAMI mendukung pemerintah untuk memperkuat Pancasila sebagai dasar Ideologi Bangsa.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya