Berita

Panglima militer India, Jenderal Manoj Mukund Naravane/Net

Dunia

Panglima Militer India Ajak China Selesaikan Bentrokan Perbatasan Dengan Diplomasi

JUMAT, 04 SEPTEMBER 2020 | 17:22 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Panglima militer India, Jenderal Manoj Mukund Naravane mengajak China untuk melakukan pembicaraan untuk menyelesaikan pertikaian di perbatasan kedua negara yang saat ini sedang berlangsung.

Hal tersebut disampaikan Naravane saat mengunjungi wilayah Ladakh yang menjadi lokasi pertikaian pasukan militer kedua negara, Jumat (4/9).

"Kami yakin bahwa masalah tersebut dapat diselesaikan sepenuhnya melalui pembicaraan," kata Naravane kepada Reuters.


Beberapa hari terakhir, ketegangan di Garis Kontrol (LAC) pecah setelah kedua pasukan saling mengklaim melanggar perjanjian.

India menuding China melanggar perjanjian bilateral dengan mendorong pasukannya melalui LAC yang berada di gurun salju, Ladakh.

Sementara itu, China menyalahkan India karena melanggar LAC akhir bulan lalu. Jurubicara Kedutaan Besar China di New Delhi bahkan mengatakan, langkah tersebut telah sangat melanggar kedaulatan teritorial negara tersebut.

Meski saling menyalahkan dan saling berseteru, keduanya berulang kali menegaskan ingin melakukan tahap diplomasi untuk menyelesaikan masalah. Di sisi lain, keduanya juga mengerahkan ribuan pasukan di sepanjang wilayah Himalaya barat yang disengketakan.

Berdasarkan laporan media lokal keduanya pada Jumat, menteri pertahanan India dan China kemungkinan akan melakukan pertemuan di sela-sela Organisasi Kerja sama Shanghai di Moskow.

“Berdasarkan apa yang saya ketahui, pengaturan antara kedua belah pihak ini telah mengalami kemajuan. Pertemuan antara Wei Fenghe dan Rajnath Singh memiliki kemungkinan besar untuk diadakan," ujar pemimpin redaksi surat kabar China Global Times, Hu Xijin.

Selain itu, selama beberapa hari terakhir, para pejabat militer juga bertemu di selatan danau Pangong Tso di Ladakh.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya