Berita

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu/Net

Dunia

Mengalah, Israel Lapang Dada AS Jual F-35 Ke UEA

JUMAT, 04 SEPTEMBER 2020 | 16:18 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Israel akhirnya mengalah dan menyetujui rencana pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump untuk menjual senjata pada Uni Emirat Arab (UEA).

Setidaknya lampu hijau tersebut diberikan oleh Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu yang sebelumnya berusaha keras memblokir penjualan pesawat tempur F-35 dari AS ke UEA.

Begitu yang diungkap oleh sumber dari kantor Netanyahu kepada New York Times pada Kamis malam (3/9).


Sumber tersebut mengatakan, sejak pekan lalu, Netanyahu sudah tidak lagi mengeluh secara terbuka terkait penjualan senjata yang diusulkan oleh AS kepada UEA.

Penjualan senjata dari AS ke UEA muncul beberapa waktu setelah Presiden Donald Trump mengumumkan normalisasi hubungan antara Tel Aviv dan Abu Dhabi pada 13 Agustus.

Netanyahu sendiri pada awalnya mengatakan, kesepakatan dengan UEA tidak meliputi persetujuan penjualan senjata dari AS. Ia pun berusaha memblokir rencana tersebut.

Tetapi dalam beberapa pekan terakhir, Gedung Putih justru mempercepat penjualan paket senjata ke UEA, termasuk F-35, jet Growler EA-18G, hingga drone Reaper.

Sejak lama, AS memang ingin menjual senjata pada UEA dan Abu Dhabi pun tengah mencari persenjataan yang lebih canggih. Walaupun begitu, pejabat AS menegaskan, penjualan senjata ke UEA bukan dikarenakan normalisasi hubungan meski mereka juga tidak membantah adanya pengaruh dari posisi diplomatik tersebut.

Penolakan awal Israel terhadap transaksi senjata tersebut didasari akan adanya pergeseran keseimbangan kekuatan militer di Timur Tengah.

Sementara itu, Dutabesar Israel untuk AS, Ron Dermer mengatakan, "tidak benar" bahwa Netanyahu memberikan persetujuan kepada Washington untuk menjual senjata pada UEA.

Dermer menegaskan, pemerintahan Trump berkomitmen untuk mempertahankan keunggulan militer Israel di kawasan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya