Berita

MTQ Ke-37 Sumut di Kota Tebing Tinggi/Net

Nusantara

Setelah 35 Tahun, Kota Tebing Tinggi Kembali Jadi Tuan Rumah MTQ Ke-37

JUMAT, 04 SEPTEMBER 2020 | 12:54 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Kota Tebing Tinggi kembali menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-37 tingkat Provinsi Sumatera Utara yang akan digelar mulai tanggal 5-11 September di Lapangan Merdeka.

MTQ ke-37 tahun 2020 ini, Kota Tebing Tinggi menjadi tuan rumah untuk yang ketiga kalinya.

Ketua Yayasan Panti Asuhan Amaliyah Kota Tebing Tinggi, Eddy Syofian mengatakan, Lapangan Merdeka adalah saksi sejarah tempat berlangsungnya MTQ di Kota Tebing Tinggi.


"Dalam ingatan saya sebagai putra daerah, kota ku ini sudah tiga kali menjadi tuan rumah MTQ," kata Eddy melalui keterangannya, Jumat (4/9).

Eddy menceritakan, Kota Tebing Tinggi pernah menjadi tuan rumah MTQ pertama tahun 1974. Saat peralihan kepemimpinan Walikota Tebing Tinggi Sanggup Ketaren yang habis masa jabatannya dan dipercaya menjadi Walikota Siantar, kepada penggantinya sosok PNS muda dari Kemendagri yang ditunjuk menjadi Pj Walikota Tebing Tinggi, Amiruddin Lubis.

"Kedua, 11 tahun kemudian (1985), kembali Kota Tebing Tinggi menjadi tuan rumah MTQ," jelasnya.

Menurut Eddy, pada tahun 1985 inilah Kota Tebing Tinggi menjadi tuan rumah MTQ tingkat Provinsi Sumatera Utara yang paling akbar. Seluruh komponen masyarakat dan pejabat di provinsi merasa ikut terlibat mensukseskan even akbar ini.

"Media setiap hari melaporkan perkembangan persiapan hingga pelaksanaan MTQ. Mulai Pangkowilhan I Letjen TNI Soesilo Soedarman hingga seluruh Muspida Provinsi hadir," ujarnya.

Yang menarik dari MTQ saat itu, kata Eddy, partisipasi warga Tebing Tinggi cukup besar. Berbagai tempat ada dapur umum. Warga kota banyak menyumbangkan bantuan berupa sembako, tikar dan lainnya untuk para kafilah dari berbagai kabupaten/kota.

"Bahkan rumah penduduk dijadikan tempat pemondokan para kafilah. Di depan rumah atau toko sepanjang jalan protokol dari pintu masuk kota dihiasi bendera dan umbul-umbul," ujar Eddy.

Setiap malamnya, lanjut Eddy, ribuan masyarakat hadir di Lapangan Merdeka. Saat itu pula warga kota bangga karena salah seorang putra Tebing Tinggi Drs. Muhummad Yusuf R terpilih juara MTQ dewasa tingkat provinsi dan mendapat penghargaan menunaikan ibadah haji.

"Walikotanya saat itu Drs. H. Amiruddin Lubis yang sudah menjabat 11 tahun dan akan mengakhiri masa pengabdiannya. Ia memang sosok pemimpin visioner yang dicintai warganya. Banyak prestasi yang diukirnya hingga kota ku ini mendapat penghargaan tertinggi dari pemerintah berupa Parasamya Purna Karya Nugraha dan penghargaan-penghargaan lainnya," ungkapnya.

Eddy Syofian pun merasa bangga karena tahun 2020 ini Kota Tebing Tinggi kembali menjadi tuan rumah MTQ ke-37 setelah 35 tahun penantian.

"Kota ku ini kembali dipercaya menjadi tuan rumah MTQ di bawah kepemimpinan bapak Ir H Umar Zunaidi Hasibuan. Kami sampaikan selamat atas prestasi dan amanah umat ini. Meski suasana akan berbeda dibanding masa 35 tahun yang lalu. Namun kita berharap warga kota turut serta menyambut dan menyemarakkan MTQ ini. Ini bukan pestanya pejabat tapi syiarnya agama Islam sebagai agama yang rahmatan lil alamin," katanya.

Untuk mensukseskan MTQ ke-37 ini, Eddy Syofian mengajak warga kota untuk menyambut para kafilah dengan keramahan, menjaga kota agar tetap aman, bersih, dan penuh keakraban.

Lebih dari itu, lanjut Eddy, melalui MTQ ini akan menggugah para orang tua untuk mempersiapkan anak dan cucunya tidak buta alquran. Dan menjadikan setiap rumah warga muslim Kota Tebing Tinggi memiliki minimal 1 orang putra/putri sebagai hafidz quran atau penghafal quran.

"Semoga kota ku ini disinari cahaya dan diturunkan berkah dari Allah. Kini sosok mantan Walikota yang fenomenal ini berusia 84 tahun (duduk kursi roda). Masih sehat selaku Ketua Pembina Panti Asuhan Amaliyah yang ia dirikan (1982) mengucapkan selamat kepada Pemko Tebing Tinggi dan warga kota atas penyelenggaraan MTQN tingkat Prov Sumut ke XXXVII (37). Semoga sukses dan diridhoi Allah," kata mantan PJ Walikota Tebing Tinggi itu.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya