Berita

Para tahanan perempuan di penjara Pakistan/Net

Dunia

Berbulan-bulan Diserang Corona, Pakistan Akhirnya Bebaskan Ribuan Tahanan Perempuan Dan Remaja

KAMIS, 03 SEPTEMBER 2020 | 17:52 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan telah memerintahkan pihak berwenang untuk membebaskan semua tahanan perempuan yang menderita penyakit fisik dan mental, serta mereka yang berusia 55 tahun atau lebih.

Perintah tersebut disampaikan pada Rabu (2/9), sebagai upaya untuk mencegah penyebaran virus corona baru di penjara.

Selain itu, Khan juga mengumumkan pembebasan semua tahanan remaja di seluruh negeri, melansir Arab News.


Totalnya, ada sekitar 1.200 perempuan yang diadili dan telah dihukum karena kejahatan. Sementara itu, ada lebih dari 1.000 napi anak di bawah usia 18 tahun di penjara Pakistan.

Melalui akun Twitter-nya, Khan juga memerintahkan pertimbangan pembebasan untuk perempuan warga negara asing yang dipenjara di Pakistan, serta mereka yang divonis hukuman mati. Pertimbangan dilakukan atas dasar kemanusiaan.

Langkah Khan sendiri pada dasarnya sudah dicanangkan oleh Pengadilan Pakistan berbulan-bulan lalu, namun tidak memberikan hasil.

Para aktivis hak asasi manusia juga mengkampanyekan hal yang sama sejak wabah Covid-19 muncul di sana.

Sejauh ini, Kamis (3/9), data dari Worldometer menunjukkan, Pakistan sudah mengonfirmasi 297.014 kasus Covid-19 dengan 6.328 di antaranya meninggal dunia.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya