Berita

Menteri Pendidikan Amerika Serikat, Betsy DeVos/Net

Dunia

Lewat Surat, Menteri Pendidikan AS: Semua Keluarga Punya Pilihan Untuk Kembali Ke Sekolah

KAMIS, 03 SEPTEMBER 2020 | 11:03 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Menteri Pendidikan Amerika Serikat (AS), Betsy DeVos meminta agar isu pembukaan sekolah tidak dipolitisasi, alih-alih fokus pada perkembangan dan masa depan anak.

Melalui surat yang ia sebarkan kepada orangtua dan tenaga pendidik di AS, DeVos menekankan bahwa dirinya mendukung apa pun jalan yang dipilih oleh mereka.

"Presiden (Donald) Trump dan saya memperjuangkan lebih banyak pilihan untuk semua siswa dan guru untuk musim gugur ini," tulis DeVos dalam keterangan tertulis yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (3/9).


"Setiap keluarga harus mampu memilih apa yang benar untuk anaknya, sekolahnya, dengan caranya," sambung dia.

DeVos menjelaskan, setiap keluarga memiliki kondisi yang berbeda sehingga pemerintah membuat sejumlah pilihan, utamanya agar pembukaan sekolah berjalan dengan aman.

"Untuk beberapa keluarga, itu bisa menjadi pembelajaran secara langsung. Bagi lainnya, bisa menjadi pembelajaran virtual penuh. Bagi yang lain, bisa menjadi campuran (hybrid)," jelasnya.

Selain keluarga, para tenaga pendidik juga memiliki pilihan yang akan didukung oleh pemerintah secara penuh.

Jika para guru dapat mengajar secara langsung, kata DeVos, pemerintah sudah mengalokasikan miliaran dolar untuk peralatan pelindung diri, alat kebersihan, hingga pelatihan.

"Jika kesehatan mengharuskan Anda untuk mengajar virtual, kami mendukung Anda. Kami telah mengusulkan pendanaan yang lebih fleksibel dan dipersonalisasi untuk pengembangan profesional," tambahnya.

Dalam situasi pandemik Covid-19, ia berharap para keluarga dan guru dapat berkomitmen dengan bersungguh-sungguh atas pilihan yang dipilihnya.

Sebelumnya, dalam sebuah wawancara dengan Fox News, DeVos meminta agar isu pembukaan sekolah tidak dipolitisasi.

"Siswa membutuhkan kesempatan untuk kembali ke pembelajaran penuh waktu musim gugur ini dengan cara dan tempat yang sesuai untuk mereka. Sekarang adalah waktunya untuk bangkit dari politik dan mengutamakan anak-anak dan masa depan bangsa kita," ujarnya.

Komentar tersebut merujuk pada pernyataan kandidat Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat yang mengecam pemerintahan Trump yang akan membuka kembali sekolah pada musim gugur.

DeVos mengatakan, Biden tidak konsisten dengan pernyataannya. Di sisi lain, pemerintahan Trump sudah menyiapkan berbagai macam pilihan.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya