Berita

Kurangnya alat pelindung diri membuat banyak tenaga kesehatan di Meksiko terinfeksi Covid-19/Net

Dunia

Satu Dari Tujuh Tenaga Kesehatan Di Meksiko Terinfeksi Covid-19

KAMIS, 03 SEPTEMBER 2020 | 09:14 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Mesiko dinyatakan sebagai negara yang memiliki tingkat penularan virus corona tertinggi terhadap petugas layanan kesehatan di Amerika Latin.

Pan American Health Organisation (PAHO) menyebut, satu dari tujuh petugas kesehatan di Meksiko terinfeksi Covid-19. Di mana hingga 23 Agustus, ada lebih dari 97 ribu kasus Covid-19 di antara petugas kesehatan. Sebanyak 60 persen di antaranya adalah perempuan.

Dari keseluruhan yang terinfeksi, sebanyak 42 persen merupakan perawat, 27 persen dokter, dan 31 persen adalah karyawan rumah sakit lainnya seperti teknisi, asisten, hingga petugas kebersihan.


Direktur PAHO, Carissa Etienne pada Rabu (2/9) mengatakan, banyaknya petugas kesehatan yang terinfeksi karena kurangnya peralatan dan pelatihan pelindung pribadi yang tepat.

Kendati begitu, Wakil Menteri Kesehatan Meksiko, Hugo Lopez-Gatell berdalih, banyaknya perawat dan dokter yang meninggal karena virus disebabkan adanya kondisi media bawaan, meski beberapa di antaranya tidak menggunakan alat pelindung dengan optimal.

Dengan kurangnya pasokan alat pelindung diri, para tenaga kesehatan di Meksiko sudah melakukan banyak protes.

Sampai saat ini, Meksiko merupakan negara dengan jumlah kematian akibat Covid-19 tertinggi keempat di dunia, setelah Amerika Serikat, Brasil, dan India.

Data dari PAHO menunjukkan, virus corona baru sudah menginfeksi lebih dari 570 ribu petugas kesehatan di Amerika, dengan 2.500 di antaranya meninggal dunia.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya