Berita

Jet tempur Rafale buatan Dassault, Prancis/Net.

Dunia

Hadapi Turki, Yunani Berencana Beli 18 Jet Tempur Rafale Buatan Dassault Dari Prancis.

RABU, 02 SEPTEMBER 2020 | 06:11 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Yunani tidak main-main dalam menghadapi kecaman dan gugatan Turki. Bersama Prancis dan sejumlah negara lain Yunani melakukan diskusi untuk pembelian senjata dalam agendanya untuk meningkatkan pertahanannya.

"Tidak hanya dengan Prancis tetapi juga dengan yang lain, kami sedang dalam pembicaraan untuk meningkatkan potensi pertahanan negara kami," terang pejabat Pemerintah Yunani, dikutip dari Reuters, Selasa (1/9).

Sebelumnya, Menteri Keuangan Yunani mengungkapkan, setelah bertahun-tahun melakukan pengetatan ikat pinggang dalam pengeluaran pertahanan, saat ini negaranya siap untuk menghabiskan sebagian dari cadangan kasnya untuk pembelian senjata.


Dalam pembicaraan dengan Prancis itu, dijelaskan pula ada pembahasan yang meliputi pembelian pesawat tempur. Dijelaskan oleh pejabat yang tidak disebutkan namanya itu bahwa Athena setuju untuk membeli 18 jet tempur Rafale buatan Dassault dari Prancis.

"Tidak ada kesepakatan seperti yang tertulis di beberapa media. Namun, ada pembahasan tentang sejumlah hal," ujar sumber itu tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Yunani telah berselisih dengan tetangganya Turki atas berbagai masalah, termasuk klaim di mediterania. Ketegangan semakin meningkat bulan lalu setelah Ankara mengirim kapal survei seismik Oruc Reis di daerah yang disengketakan di Mediterania Timur, menyusul pakta antara Athena dan Kairo yang meratifikasi perbatasan laut

Prancis dan Jerman telah mencoba menengahi untuk meredakan ketegangan. Sementara Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis mengadakan dua panggilan telepon dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pekan lalu.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya