Berita

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil saat bersama dengan Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Tetap Pede, Ridwan Kamil: Resesi Tak Resesi, Kerja Tidak Berubah

RABU, 02 SEPTEMBER 2020 | 02:56 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Prediksi Indonesia akan masuk resesi seperti yang disampaikan Menkopolhukam, Mahfud MD diyakini tak akan memengaruhi kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat di tengah pandemik Covid-19.

“Saya menunggu kabar resmi (dari pemerintah pusat soal resesi). Misalkan besok disebut resesi, ya disebut resesi tidak resesi, kerja kita tidak berubah. Kita akan terus mencari upaya meningkatkan produktivitas,” kata Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dilansir Kantor Berita RMOLJabar, Selasa (1/9).

Dirinya pun mengaku optimistis dan akan fokus terhadap proyek pembangungan, serapan anggaran, hingga daya beli agar tetap terjaga.


“Makanya bantuan tunai buat yang gaji di bawah enam juta, UMKM yang ada di BJB terus kita dorong. Itu didorong tidak berubah kecepatannya walaupun disebut resesi,” ungkapnya.

Disamping itu, Emil, sapaan Ridwan Kamil menilai jika pertumbuhan ekonomi di Jabar tidak akan menurun secara drastis hingga akhir tahun. Sebab, sejumlah belanja pemerintah berupa proyek pembangunan akan masif di akhir tahun.

“Di Jabar juga investasi terus mengalir. Salah satunya Oktober ada groundbreaking Rebana, kota barunya di bulan Oktober akan kita mulai, satunya dari sekian kota baru di Rebana, kemudian November-nya peresmian pelabuhan Patimban juga. Mudah-mudahan memberikan pesan bahwa Jabar sudah siap dengan ekonomi,” katanya.

Menurut Emil, Presiden Joko Widodo sudah memberikan arahan mengenai pemulihan ekonomi yang disampaikan dalam rapat terbatas (ratas) melalui video conference. Ia berharap, bulan depan pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak terjun bebas.

“Tadi pagi saya ratas dengan presiden kan arahannya adalah meningkatkan kualitas pemulihan ekonomi secara maksimal. Harapannya mudah-mudahan tinggal satu bulan, caturwulan ketiga ini tidak ada resesi. Tapi kalaupun ada, kita hadapi sama-sama. Dan hasil prediksi di akhir tahun semoga benar bisa positif meskipun angkanya tidak besar,” tandasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya