Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Jangan Sampai Rakyat Berikan Cap Jokowi Presiden Influencer

SELASA, 01 SEPTEMBER 2020 | 22:22 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Peran influencer tidak diperlukan jika pemerintah bekerja dengan baik menyampaikan program-program maupun keberhasilan pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Begitu kata pakar politik dan hukum Universitas Nasional Jakarta, Saiful Anam menanggapi pernyataan Jurubicara Istana, Fadjroel Rachman yang menyebut bahwa influencer merupakan aktor digital sebagai ujung tombak transformasi dan demokrasi digital.

"Bagi saya Istana salah kaprah mengartikan influencer. Influencer itu tidak perlu kalau pemerintahannya bekerja dengan baik. Ini pemerintahannya berjalan tidak normal tapi influencer ngotot-ngototan pemerintahan berjalan dengan sebagaimana mestinya," ujar Saiful Anam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (1/9).


Karena kata Saiful, rakyat sudah paham dengan kehadiran influencer lantaran pemerintah saat ini sedang tidak baik-baik saja.

"Rakyat saya kira sudah paham, jangan kemudian influencer ini justru menjatuhkan wibawa pemerintahan Jokowi. Saya kira kalau Fadjroel dkk canggih tidak perlu influencer. Ini kan sama halnya ingin menunjukkan KSP tidak berfungsi dengan normal, sehingga sewa lah influencer," bebernya.

Dengan demikian, Saiful berharap agar pemerintah menghindari stigma bahwa Jokowi menjadi presiden influencer, karena lebih mementingkan memilih influencer dibandingkan memikirkan rakyat.

"Jangan sampai rakyat mengecap Jokowi sebagai presiden influencer. Karena lebih memilih influencer daripada memikirkan persoalan rakyatnya," pungkasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya