Berita

Arief Poyuono/Net

Politik

Arief Poyuono: Daripada Teriak Di Jalanan, Mending KAMI Sampaikan Unek-unek Langsung Ke Bu Megawati

SELASA, 01 SEPTEMBER 2020 | 19:02 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono menyarankan kepada tokoh-tokoh penggerak Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) untuk menyampaikan kekecewaanya terhadap Presiden Joko Widodo melalui Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketum Parpol lain pendukung pemerintah.

“Daripada teriak-teriak di jalanan dan kumpul yang membahayakan masyarakat dan diri sendiri disaat penyebaran Covid-19 justru akan makin menyebabkan penyebaran Covid-19 di Indonesia,” kata Arief dalam keterangan tertulis yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (1/9).

Mengapa demikian, hemat Arief, penyampaian langsung unek-unek seputar pemerintahan Jokowi kepada Megawati dan Ketum Parpol lainya lebih elegan dan bisa jadi pendidikan politik yang baik bagi rakyat.


Kebaikan yang dimaksud Arief yakni untuk berdemokrasi secara benar dan tertib sesuai Pancasila.

Arief menjelaskan, sarannya mengapa unek-unek KAMI harus disampaikan kepada Megawati dan Ketum Parpol lantaran mereka memiliki tanggung jawab atas segala kebijakan yang dikeluarkan pemerintahan Jokowi.

Penyampaian itu, tambah Arief, dapat dilakukan melalui webinar atau mendatangi kantor-kantor pusat Parpol untuk minta audensi.

“Dan dipastikan Ibu Mega dan Ketum Parpol pengusung Jokowi akan dengan tangan terbuka mau diajak berdialog dan mendengarkan unek-unek para tokoh yang ada di KAMI,” demikian Arief.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

UPDATE

Kontrak Rp25 Triliun PAM Jaya–Moya Disorot, Air Bersih Warga Miskin Masih Mandek

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:56

Purbaya Restui DJP Tambah Jabatan Baru hingga Akhir 2026

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:41

Protes Dedi Mulyadi, 10 Ribu Buruh Jabar akan Datangi Istana

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:30

Kritik di Tembok Kekuasaan

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:30

Dana Haji Khusus Tertahan, DPR Warning Jangan Merugikan Jamaah

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:07

KPK Bidik Riza Chalid di Kasus Suap Katalis

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:59

Sidang Ijazah Jokowi Ditunda Lagi, Bukti Penggugat Belum Valid

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:53

Presiden Minta Media Keluar Ruangan, Lanjutan Taklimat Digelar Tertutup

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:27

Mahasiswa Indonesia Bentangkan Spanduk "Save Venezuela"

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:26

Lurah Batu Ampar Kecewa Lahan Dispora Diserobot Pengembang

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:20

Selengkapnya