Berita

Tokoh-tokoh deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI)/Net

Politik

Prodem: Aneh, KAMI Bukan Ancaman Kok Dikhawatirkan?

SENIN, 31 AGUSTUS 2020 | 22:04 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

PDI Perjuangan sepertinya betul-betul tidak nyaman dengan keberadaan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI).

"Sebenarnya agak berlebihan jika harus kuatir dengan keberadaan KAMI," ujar Ketua Majelis Pro Demokrasi (Prodem) Iwan Sumule dalam cuitan akun Twitter, Senin (31/8).

Bagi Iwan, gerakan KAMI adalah gerakan sosial yang muncul dari masyarakat. Pun tujuannya tidak untuk merebut kekuasaan.


"Sebuah kelompok yang tidak ingin merebut kekuasaan, tak ingin jadi parpol dan hanya ingin adu konsep. Gerakan moral pula," katanya.

"Bukan ancaman kok dikhatirkan? Aneh!" sindirnya.

Adapun politisi PDIP yang menyarakan kekhawatiran pada gerakan KAMI adalah Kapitra Ampera.

Bahka, Kapitra mengutip butir kedelapan KAMI dan menyebut gerakan tersebut adalah makar.

Padahal, KAMI pada butir tersebut meminta presiden bertanggung jawab sesuai konstitusi pada sumpah dan janji jabatan dalam memimpin negara.

"Menuntut presiden untuk bertanggungjawab sesuai sumpah dan janji jabatannya serta mendesak lembaga-lembaga negara (MPR, DPR, DPD, dan MK) untuk melaksanakan fungsi dan kewenangan konstitusionalnya demi menyelamatkan rakyat, bangsa, dan negara Indonesia," bunyi butir kedelapan maklumat KAMI.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya