Berita

Kapal perusak USS Mustin milik Angkatan Laut Amerika Serikat/Net

Dunia

China Uji Coba Rudal Balistik Di Laut China Selatan, AS Kirim Kapal Perusak USS Mustin

JUMAT, 28 AGUSTUS 2020 | 17:15 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kapal perang Amerika Serikat, USS Mustin, berlayar di dekat Kepulauan Paracel, Laut China Selatan yang disengketakan dengan Vietnam.

Pengerahan kapal perang Angkatan Laut AS tersebut dilakukan sehari setelah China menembakkan rudal balistik di kawasan tersebut sebagai bagian dari latihan militer dari 23 hingga 29 Agustus 2020.

Mengutip AFP pada Jumat (28/8), Armada Pasifik Angkatan Laut AS mengatakan, USS Mustin merupakan kapal perusak berpeluru kendali dan sudah dikerahkan sejak Kamis (27/8) untuk memastikan kebebasan navigasi di perairan internasional.


Tindakan AS tersebut disebut China sebagai upaya menantang dan mengobarkan ketegangan antara Beijing dan Washington.

Pada Jumat, militer China menuduh kapal AS sudah memasuki perairan teritorialnya tanpa izin.

"Pasukan China melacak kapal perang itu dan kemudian memperingatkannya untuk pergi," ujar jurubicara militer China, Li Huamin.

Sebelumnya, Departemen Pertahanan AS  mengutuk uji coba peluncuran empat rudal balistik yang dilakukan oleh China. Pentagon mengatakan aksi tersebut telah mengancam perdamaian dan stabilitas keamanan di kawasan Laut China Selatan.  

"Tindakan China, termasuk uji coba rudal, semakin mengguncang situasi di Laut China Selatan," ujar Pentagon.

Pentagon menegaskan, latihan militer China di Laut China Selatan telah melanggar hukum dan merugikan negara-negara Asia Tenggara. Pasalny klaim China di Laut China Selatan telah mengambil wilayah yang diklaim oleh Vietnam, Filipina, Malaysia, dan Brunei.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya