Berita

Staf Ahli Wapres Iggi Haruman Achsien dan Wakil Presiden KH Maruf Amin/RMOL

Politik

Staf Ahli Wapres: Diberitakan Atau Tidak, Abah Tetap Bekerja Dengan Baik

JUMAT, 28 AGUSTUS 2020 | 16:21 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Sinyalemen yang disampaikan Indonesian Police Watch (IPW) bahwa Kantor Wakil Presiden masih “dikuasai” oleh orang-orang lama nyatanya tidak mengganggu kinerja Wakil Presiden KH. Ma'ruf Amin.

Wapres Ma'ruf Amin disebutkan tetap fokus menjalankan tugas terutama dalam bidang pemberantasan kemiskinan dan pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Staf Ahli Wapres, Iggi Haruman Achsien, kepada redaksi Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu (Jumat, 28/8) mengatakan, diberitakan atau tidak Ma'ruf Amin tetap bekerja dengan baik.


“Dengan perangkat yang ada, Abah (KH Ma'ruf Amin) tetap bekerja, fokus pada pemberantasan kemiskinan, membantu pemulihan ekonomi akibat Covid-19, dan pertumbuhan ekonomi syariah. Diberitakan atau tidak diberitakan, Abah tetap bekerja baik,” ujarnya.

“Untuk perbankan syariah, sebagai contoh, KPR Syariah sampai dengan kuartal pertama 2020 ini tetap tumbuh sebesar 16 persen,” sambungnya.

Iggi juga mengatakan Wapres Ma'ruf Amin memiliki gaya kepemimpinan sendiri. Secara umum, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu, sambung Iggi, sangat inklusif dan melibatkan banyak pihak yang kompeten dalam menjalankan tugasnya sebagai pendamping Presiden Joko Widodo.

Situasi Kantor Wakil Presiden menjadi sorotan masyarakat setelah pentolan ICW Neta S. Pane mengatakan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno tak kunjung merotasi orang-orang lama.

Akibatnya, pendukung dan keluarga Wapres Ma'ruf Amin pun dikatakan sulit untuk bertemu Wapres Ma'ruf Amin.

Informasi yang diperoleh Neta S. Pane menyebutkan, sejak dilantik sebagai Wakil Presiden pada 20 Oktober 2019, Ma'ruf Amin baru bisa ditemui tim sukses dan pendukungnya pada 20 Agustus 2020 lalu, bertepatan dengan hari libur 1 Muharram.

Dari laman wapres.go.id diketahui bahwa tiga posisi tiga deputi di Kantor Wapres masih kosong, yakni Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Ekonomi, Infrastruktur dan Kemaritiman, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan dan Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pemerintahan.

Sementara posisi Sekretaris Wapres masih ditempati pejabat lama, Guntur Iman Nefianto, yang menduduki posisi itu sejak era Wapres JK pada periode 2009-2014.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya