Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

Ilmuwan Inggris: Obat Nyamuk Semprot Dengan Bahan Citriodiol Ampuh Lawan Virus Corona

KAMIS, 27 AGUSTUS 2020 | 09:27 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Para ilmuwan dari Defense Science and Technologies Laboratory (DSTL) Inggris telah mengumumkan Citriodiol ampuh membunuh virus corona baru. Itu merupakan bahan aktif yang banyak ditemukan dalam obat nyamuk semprot.

Melalui studi pendahuluan mereka, para ilmuan mengatakan, citriodiol yang terbuat dari daun dan ranting pohon eucalyptus citriodora mampu melawan Covid-19.

"Kami berharap temuan ini dapat digunakan sebagai batu loncatan organisasi lain untuk memperluas dan mengembangkan penelitian," ujar DSTL dalam pernyataannya.


Kendati begitu, Sky News memuat, obat anti serangga tidak cukup untuk melindungi manusia dari virus corona, kecuali jika menggunakan lapisan pertahanan tambahan dengan menggunakan masker, mencuci tangan, dan mengikuti protokol kesehatan lainnya.

Direktur pelaksana Citrefine yang memproduksi citriodiol, Jacqueline Watson mengatakan optimis bisa membantu menghentikan penyebaran virus.

“Apa yang dapat kami katakan adalah bahwa kami merasa ada kemungkinan yang sangat bagus itu bisa bekerja melawan virus ini tetapi tentu saja perlu diuji secara menyeluruh,” katanya.

Sebelumnya, citriodiol memang sudah digunakan oleh militer Inggris sebagai pertahanan untuk menghadapi virus corona. Namun belum ada bukti zat tersebut bisa membunuh virus corona baru atau SARS-CoV-2.

The Guardian memuat, Kementerian Pertahanan Inggris sudah berencana untuk membeli stok produk yang mengandung citriodiol.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya