Berita

Lokasi bom bunuh diri di Jolo, Provinsi Sulu, Filipina/Net

Dunia

Filipina Bongkar Identitas Dua Janda Militan Yang Jadi Pelaku Bom Jolo

RABU, 26 AGUSTUS 2020 | 17:07 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Militer Filipina sudah mengidentifikasi dua pelaku bom bunuh diri kembar yang melakukan aksi di Jolo, Provinsi Sulu pada Senin (24/8).

Laporan media lokal yang dikutip Anadolu Agency pada Rabu (26/8) menyebut, pelaku merupakan dua janda militan yang tewas pada 2019. Mereka adalah Nanah dan Inda Nay.

Komandan Angkatan Darat Filipina, Letnan Jenderal Cirilito Sobejana mengatakan, Nanah merupakan seorang penduduk Basilan. Ia adalah janda dari pelaku bom bunuh diri Norman Lasuca yang melakukan serangan terhadap militer Filipina di Sulu pada 28 Juni 2019. Insiden tersebut menewaskan tujuh orang dengan 12 lainnya luka-luka.


Sementara itu, Inda Nay adalah janda militan ISIS, Abu Talha, yang tewas setelah melakukan pertemuan dengan Batalyon Penjaga Pengintai Pertama pada November 2019. Ia adalah penduduk Sulu yang pindah ke Provinsi Tawi-Tawi.

"Kedua perempuan pelaku bom bunuh diri adalah target yang sama yang dilacak oleh kelompok Mayor (Marvin) Indammog sebelum mereka dibunuh oleh polisi pada 29 Juni 2020," ujar Sobejana.

Dua ledakan bom pada Senin pagi di Jolo telah menewaskan sedikitnya 15 orang, termasuk tentara dengan 70 lainnya terluka.

Akibat peristiwa tersebut, Sobejana mengatakan pihaknya merekomendasikan pemerintah untuk menempatkan Provinsi Sulu di bawah kendali militer langsung.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya