Berita

Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe/Net

Dunia

Rumor Kesehatan PM Shinzo Abe Bermunculan, Jubir: Jangan Bicarakan 'Pasca-Abe' Dulu

RABU, 26 AGUSTUS 2020 | 14:15 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Rumor memburuknya kesehatan Perdana Menteri Shinzo Abe membuat publik bertanya-tanya mengenai siapa yang akan memegang kendali pemerintahan Jepang selanjutnya.

Kendati begitu, Kepala Sekretaris Kabinet Yoshihide Suga menegaskan, masih terlalu dini untuk membahas siapa yang akan menggantikan Abe mengingat perdana menteri terlama Jepang tersebut masih memiliki waktu satu tahun untuk masa jabatannya.

"Terlalu dini untuk membicarakan 'pasca-Abe' karena dia masih memiliki sisa satu tahun lagi dalam masa jabatannya," ujar Suga dalam konferensi pers pada Rabu (26/8).


Suga sendiri dipandang sebagai calon pengganti Abe jika ia mengundurkan diri karena kondisi kesehatannya yang memburuk.

Selain Suga, ada sekutu dekat Abe dari Partai Demokrat Liberal (LDP), Akira Amari. Amari selama ini berusaha untuk menghilangkan keraguan atas kesehatan Abe dengan menjelaskan bahwa sekutunya itu akan memenuhi masa jabatannya hingga September tahun depan.

Dalam dua pekan terakhir, Abe sudah dua kali mengunjungi rumah sakit. Kunjungan tersebut muncul di tengah isu menurunnya kesehatan Abe yang kelelahan bekerja karena harus menangani pandemik Covid-19.

Sebuah laporan media menyebut, Abe sempat mengalami muntah darah. Sementara itu, Menteri Ekonomi Yasutoshi Nishimura mengatakan, Abe tampak sedikit kelelahan.

Sampai saat ini, Abe belum mengungkap kondisi kesehatannya secara rinci. Ia berencana akan melakukan konferensi pers pada Jumat (28/8).

Abe saat ini sudah berusia 65 tahun. Ia merupakan perdana menteri terlama Jepang yang sudah menjabat sejak 2012.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya