Berita

Menteri Perdagangan Korea Selatan, Yoo Myung-hee/Net

Dunia

Masuk Bursa Calon Dirjen WTO, Ini Rekam Jejak Menteri Perdagangan Korsel

SENIN, 24 AGUSTUS 2020 | 15:18 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Delapan negara sudah mengajukan nominasi untuk masuk dalam bursa calon Direktur Jenderal Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) yang akan menggantikan Roberto Azevedo.

Salah satu di antaranya adalah Menteri Perdagangan Korea Selatan, Yoo Myung-hee. Ia merupakan salah satu calon yang cukup mumpuni dengan 25 tahun pengalaman di dunia perdagangan dan sektor terkait.

Saat ini, menurut Yonhap yang dilansir pada Senin (25/8), Yoo sudah melancarkan kampanye secara daring mengingat situasi pandemik Covid-19. Ia pun membuat sebuah situs resmi khususnya, www.yoomyunghee.com.


Di sana, Yoo menekankan pengalamannya di dunia perdagangan internasional. Terutama keberhasilannya dalam melakukan negosiasi Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP), Korea-China FTA, hingga Korea-US FTA.

Melalui akun Twitter-nya, Yoo juga membagikan visi dan janji kampanyenya.

"Saya ingin membangun kembali kepercayaan pada sistem perdagangan multilateral dengan membuatnya lebih relevan, tangguh, dan responsif," tulis Yoo.

Dengan pengalaman dan visinya, Yoo mengaku yakin bisa menyatukan negara-negara anggota WTO.

Yoo sendiri adalah orang Korea Selatan ketiga yang mencalonkan diri untuk posisi tersebut. Sebelumnya, pada 1994 dan 2012, dua warga Korea Selatan gagal untuk mencapainya.

Yoo diangkat sebagai menter perdagangan pada Februari 2019. Yoo fasih berbahasa Inggris dan menjabat sebagai juru bicara kantor kepresidenan untuk koresponden asing selama pemerintahan Park Geun-hye.

Proses pemilihan Dirjen WTO baru secara resmi dimulai pada 7 September dan dapat memakan waktu hingga dua bulan.

Proses pemilihan ketua WTO yang baru secara resmi akan dimulai pada 7 September dan bisa memakan waktu hingga dua bulan.

Selain Yoo, ada tujuh delegasi lain yang mencalonkan diri untuk menjadi Dirjen WTO. Mereka berasal dari Meksiko, Nigeria, Mesir, Moldova, Kenya, Arab Saudi, dan Inggris. Saat ini, Yoo adalah satu-satunya calon yang masih memegang jabatan sebagai menteri perdagangan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya