Berita

Raja Mohammed VI saat memberikan pidato Hari Revolusi pada Kamis, 20 Agustus 2020/Ist

Dunia

Hari Revolusi Maroko Ke-67, Raja Mohammed VI: Kita Belum Memenangkan Pertempuran Melawan Covid-19

SENIN, 24 AGUSTUS 2020 | 08:31 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sudah 67 tahun Maroko melakukan revolusi. Pada 20 Agustus 1953, dengan semangat patriotisme, Maroko berhasil mengusir penjajah Prancis dan mencapai kemerdekaan.

Meski sudah merdeka dari penjajahan, Maroko dan hampir seluruh negara di dunia saat ini belum merdeka dari pandemik Covid-19.

Maka, pesan semangat dan dorongan untuk melawan virus corona baru disampaikan oleh Raja Mohammed Vi dalam pidato Hari Revolusi ke-67 pada Kamis (20/8).


"Sejarah negara kita penuh dengan peristiwa dan tindakan yang membuktikan kohesi yang kuat antara tahta dan rakyat dalam menghadapi kesulitan," ujar Raja Mohammed VI seperti keterangan tertulis yang diterima pada Senin (24/8).

Raja mengatakan, rakyat Maroko berhasil menunjukkan komitmen dan memobilisasi upaya untuk berperang melawan Covid-19 pada awal wabah terjadi.

Ketika itu, dengan upaya rakyat, Maroko berhasil membatasi dampak kritis terhadap kesehatan masyarakat dan mengurangi dampak sosial ekonomi.

Pemerintah pun meluncurkan "rencana ambisius" yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk menghidupkan kembali ekonomi, khususnya agar semua orang Maroko memiliki akses untuk jaminan kesejahteraan sosial.

"Terlepas dari upaya yang telah dilakukan sejauh ini, kita belum memenangkan pertempuran melawan epidemi ini," tekan Raja.

"Tak perlu dikatakan, ini adalah masa-masa sulit, yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi semua orang," sambungnya.

"Harus ditekankan, dalam hal ini, penyakit itu sangat nyata. Mereka yang mengklaim sebaliknya tidak hanya membahayakan diri mereka sendiri, tetapi juga nyawa kerabat dan orang lain," ujarnya menggaris bawahi.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya