Berita

Mohamed Aujjar/Net

Dunia

Misi Pencari Fakta Di Libya Segera Bertugas, Diketuai Mantan Menteri Kehakiman Maroko

SENIN, 24 AGUSTUS 2020 | 08:07 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Misi Pencari Fakta Independen di Libya bersiap menjalankan tugasnya bersama ketua yang baru ditunjuk. Ia adalah mantan menteri kehakiman sekaligus diplomat Maroko, Mohamed Aujjar.

Aujjar ditunjuk oleh Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (HAM), Michelle Bachelet pada Rabu (19/8). Selain Aujjar, ketua MANUL juga terdiri dari Tracy Robinson dari Jamaika dan Chaloka Beyani yang mewakili Zambia serta Inggris.

"Situasi keamanan yang memburuk di Libya dan tidak adanya sistem peradilan yang berfungsi menggarisbawahi pentingnya kerja tim ahli independen untuk mendokumentasikan pelanggaran HAM," ujar Bachelet, seperti keterangan tertulis yang diterima redaksi, Senin (24/8).


Dengan begitu, Bachelet mengatakan, badan ahli PBB tersebut menjadi langkah penting dan efektif untuk mengakhiri impunitas yang meluas atas pelanggaran HAM.

"Dan juga dapat berfungsi untuk mencegah pelanggaran lebih lanjut serta berkontribusi pada perdamaian dan stabilitas di negara ini," tambahnya.

Beberapa contoh pelanggaran yang harus menjadi catatan adalah eksekusi dan pembunuhan di luar hukum, penyiksaan dan penganiayaan, kekerasan berbasis gender, termasuk kekerasan seksual terkait konflik, penculikan, penghilangan paksa, serta hasutan untuk melakukan kekerasan di media sosial.

Nantinya, misi tersebut juga akan memberikan update lisan di Dewan HAM pada September 2020. Sementara laporan tertulis yang komprehensif mengenai situasi HAM di Libya, termasuk upaya pencegahan dan memastikan pertanggungjawaban atas pelanggaran HAM dengan rekomendasi akan diberikan pada 2021.

Misi Pencari Fakta Independen di Libya merupakan misi bentukan Dewan HAM PBB pada 20 Juni 2020. Tujuan penbentukannya adalah untuk mendokumentasikan dugaan pelanggaran dan pelanggaran hukum HAM internasional dan humaniter internasional oleh semua pihak di Libya sejak awal 2016.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya