Berita

Acara The Masked Singer Di Australia ditangguhkan produksinya setelah sejumlah kru terpapar Covid-19/Net

Dunia

Kru TV Terpapar Covid-19, Acara Menyanyi Dengan Topeng Stop Produksi

MINGGU, 23 AGUSTUS 2020 | 18:54 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Produksi acara televisi hits di Australia yakni "The Masked Singer" distop sementara setelah beberapa anggota kru dinyatakan positif Covid-19.

Dalam sebuah pengumuman, pihak program TV tersebut menjelaskan bahwa akibat temuan itu, seluruh tim produksi, termasuk penyanyi bertopeng, pembawa acara dan juri sekarang didesak untuk melakukan isolasi mandiri.

Untuk diketahui, The Masked Singer merupakan acara televisi yang berasal dari Korea Selatan dan diadopsi di sejumlah negara lainnya, termasuk Australia.


Pada acara televisi ini, sederet selebritis terkenal mengenakan berbagai kostum meriah serta topeng untuk menyembunyikan identitas mereka saat tampil bernyanyi dan menari di hadapan para penonton.

Panel juri kemudian harus menebak siapakah mereka.

Di Australia sendiri, The Masked Singer diproduksi di Melbourne yang telah menjadi pusat lonjakan infeksi virus corona baru-baru ini.

Pemerintah di wilayah Victoria, di mana Melbourne termasuk di dalamnya, telah menerapkan penguncian kembali untuk menekan penularan virus corona.

Langkah penguncian diberlakukan dengan ketat, termasuk memberlakukan jam malam serta melakukan penutupan restoran dan pusat kebugaran.

Selain itu, warga setempat juga dilarang melakukan perjalanan lebih dari 5 km dari rumah mereka. Hanya satu orang per rumah tangga yang diizinkan untuk berbelanja barang kebutuhan sehari-hari.

Di tengah penguncian tersebut, produksi The Masked Singer telah diizinkan untuk terus berlanjut meskipun ada pembatasan karena berita dan outlet media dianggap layanan penting.

Namun memang virus corona tidak mengeal batasan apapun. Setelah sejumlah kru ditemukan terpapar Covid-19, pihak penyelenggara acara pada Minggu (23/8) mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kesehatan dan keselamatan komunitas merupakan nomor satu.

Mereka juga menyatakan bahwa tim produksi yang diisolasi termasuk pembawa acara Osher Gunsberg dan juri termasuk penyanyi Dannii Minogue dan komedian Dave Hughes.

"(Mereka) diawasi secara ketat dan terus berhubungan dengan otoritas medis," begitu bunyi keterangan tersebut seperti dikabarkan BBC.

Sementara itu, Departemen Kesehatan Victoria mengatakan penyelidikan telah menetapkan bahwa situs program acara itu harus ditutup.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Pengamat Ingatkan AI hanya Alat Bantu, Bukan Pengganti Manusia

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Menelusuri Asal Usul Ngabuburit

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Din Syamsuddin: Board of Peace Trump Bentuk Nekolim Baru

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:01

Sambut Tahun Kuda Api, Ini Jadwal Libur Imlek 2026 untuk Rencanakan Kumpul Keluarga

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:52

Cadangan Devisa RI Menciut Jadi Rp2.605 Triliun di Awal 2026

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:47

Analisis Kebijakan MBG: Antara Tanggung Jawab Sosial dan Mitigasi Risiko Ekonomi

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:41

ISIS Mengaku Dalang Bom Masjid Islamabad

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:31

Dolar AS Melemah, Yen dan Pound Terdampak Ketidakpastian Global

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:16

Golkar: Indonesia Bergabung ke Dewan Perdamaian Gaza Wujud Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:01

Wall Street Perkasa di Akhir Pekan, Dow Jones Tembus 50.000

Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:52

Selengkapnya