Berita

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan/Net

Dunia

Palestina Hingga Azerbaijan Sampaikan Selamat Pada Erdogan Atas Penemuan Cadangan Gas Alam Besar-besaran Di Laut Hitam

MINGGU, 23 AGUSTUS 2020 | 07:55 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Penemuan cadangan gas alam dalam jumlah yang sangat besar oleh Turki di Laut Hitam disambut baik oleh para sekutunya. Palestina, Azerbaijan, dan Ukraina menyampaikan ucapan selamat kepada Turki.

Melalui panggilan telepon pada Sabtu (22/8), Presiden Palestina Mahmoud Abbas memberi selamat kepada Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Abbas mengatakan, kesuksesan Turki merupakan kesuksesan Palestina. Sementara Erdogan pun menegaskan kembali dukungan Turki terhadap perjuangan bangsa Palestina.


Menurut Direktorat Komunikasi Turki seperti yang dikutip Anadolu Agency, keduanya kemudian membahas hubungan bilateral dan situasi kawasan.

Ucapan selamat yang sama juga disampaikan kepada Erdogan oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev.

Aliyev mengatakan, penemuan tersebut merupakan tanda potensi industri dan meningkatnya kekuatan Turki.

"Saya yakin persaudaraan dan persahabatan antara Turki dan Azerbaijan akan terus menguat dan meningkat," tekan Aliyev.

Menteri Luar Negeri Azerbaijan Jeyhun Bayramov pun membahas persoalan yang sama dengan rekannya, Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu melalui telepon.

Pada Jumat (21/8), Erdogan mengumumkan, Turki telah menemukan sekitar 320 miliar meter kubik cadangan gas alam di Laut Hitam. Temuan tersebut didapatkan setelah kapal bor melakukan eksplorasi dan bekerja pada 20 Juli.

Dia mengatakan penemuan itu adalah yang terbesar dalam sejarah Turki dan ia bertujuan gas alam siap digunakan publik pada 2023.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya