Berita

Kebakaran yang terjadi di PLTA di India/Net

Dunia

Diduga Korsleting Listrik, Salah Satu PLTA Terbesar Di India Dilahap Si Jago Merah

JUMAT, 21 AGUSTUS 2020 | 15:28 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Fasilitas pembangkit listrik tenaga air (PLTA) terbesar kedua di India, Telangana State Power Generation Corporation Limited di Bendungan Srisailam mengalami kebakaran hebat.

Insiden tersebut terjadi pada Kamis (20/8) larut malam, ketika petugas sedang melakukan shifting di fasilitas tersebut.

Sebanyak 10 orang berhasil lolos melarikan diri, sementara sembilan lainnya masih terperangkap di dalam fasilitas hingga berita ini diluncurkan oleh Sputnik.


Beberapa jam setelah kebakaran, National Disaster Response Force (NDRF) melakukan operasi penyelamatan bersama dengan tim pemadam kebakaran setempat.

Dari laporan awal, kebakaran terjadi disebabkan korsleting pada pembangkit listrik bawah tanah yang dibangun di seberang Sungai Khrisna.

Menteri Energi Telangana, Jagadish Reddy dan Menteri Pertanian Niranjan Reddy bersama dengan Direktur Manajer Telangana Transco, Prabhakar Rao yang berupakan operator fasilitas tersebut sudah berada di lokasi kejadian sejak malam.

"Mengapa itu terjadi masih harus diselidiki. Berapa banyak kerusakan baru bisa diketahui setelah kebakaran padam. Prioritas kami saat ini adalah menyelamatkan mereka yang masih terjebak di dalam," ujar Rao.

Rao mengatakan, kebakaran seperti itu tidak pernah terjadi sebelumnya di fasilitas yang sudah dibuka sejak 1981 tersebut.

Di media sosial, muncul berbagai video yang menunjukkan petugas fasilitas berusaha mengendalikan korsleting listrik hingga akhirnya muncul asap tebal dan kebakaran dahsyat.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya