Berita

Tes Covid-19 secara walking-thru di Korea Selatan/Net

Dunia

Setop Penyebaran Virus, Korsel Lacak 12 Ribu Ponsel Pengunjuk Rasa Seoul

JUMAT, 21 AGUSTUS 2020 | 12:25 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Korea Selatan kembali mengencangkan sabuknya, bersiap melawan virus corona dengan sigap. Lantaran penyebaran Covid-19 pada sebuah unjuk rasa beberapa waktu lalu telah mengancam munculnya gelombang infeksi yang besar.

Otoritas kesehatan Korea Selatan pada Jumat (21/8) memperingatkan, sekelompok orang yang menghadiri unjuk rasa di Seoul pada pekan lalu dinyatakan positif terinfeksi Covid-19.

Sangat mengkhawatirkan karena ada ribuan orang yang diketahui menghadiri unjuk rasa yang digelar oleh kelompok politik konservatif tersebut, mengutip Reuters.


Para pejabat mengungkap, lonjakan kasus terjadi setelah unjuk rasa. Banyak dari mereka merupakan anggota gereja dan partisipan unjuk rasa.

Kondisi tersebut membuat pihak berwenang mengatakan pengujian Covid-19 dan pelacakan kontak harus dilakukan secara lebih agresif lagi untuk mencegah wabah yang tidak terkendali.

"Ini adalah situasi yang sangat serius," tekan Wakil Menteri Kesehatan Kim Gang-lip.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KCDC) pada Kamis tengah malam (20/8) melaporkan 324 kasus baru Covid-19. Itu merupakan infeksi harian tertinggi Korea Selatan sejak 8 Maret.

Totalnya, saat ini negeri Ginseng tersebut sudah mengonfirmasi 16.670 kasus Covid-19 dengan 309 kematian.

Bergerak cepat, pemerintah berusaha mengumpulkan nama semua orang yang menghadiri unjuk rasa, termasuk nama-nama pengemudi yang mengantar peserta dari berbagai provinsi.

Saat ini, penyelidik kesehatan dan polisi sudah memperoleh data lokasi ponsel dari setidaknya 12 ribu orang yang berada di daerah tersebut.

Kim juga mengatakan, pihaknya berusaha untuk meyakinkan pihak gereja untuk menyerahkan daftar lengkap anggotanya yang mengikuti unjuk rasa.

Para pejabat juga mendesak mereka yang mungkin telah melakukan kontak dengan orang yang terinfeksi untuk diuji dan mengisolasi diri secara mandiri.

Pemerintah kota Seoul dan sekitarnya juga sudah mengaktifkan kembali aturan jarak sosial, membatasi pertemuan skala besar, melarang pertemuan gereja secara langsung, menutup klub malam, bar, hingga karaoke.

Di tengah cengkraman virus corona tersebut, Korea Selatan juga dibuat panik dengan langkah ribuan dokter yang melakukan aksi mogok kerja atas rencana pemerintah untuk menambah kuantitas mahasiswa kedokteran.

Selama ini, Korea Selatan merupakan salah satu negara yang dianggap berhasil menangani wabah Covid-19. Namun kondisi saat ini memicu kekhawatiran bahwa citra keberhasilan Korea Selatan terancam.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya