Berita

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri Luar Negeri China, Wang Yi/Net

Dunia

Di Hainan, Retno Marsudi Dan Menlu Wang Yi Sepakati Koridor Perjalanan Indonesia-China

KAMIS, 20 AGUSTUS 2020 | 20:57 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Indonesia dan China telah menyepakati Essential Business Travel Corridor Arrangement atau pengaturan koridor perjalanan khusus bisnis penting dan dinas.

Kesepakatan tersebut dicapai dalam kunjungan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi ke Sanya, Prefektur Hainan, China sejak kemarin, Rabu (19/8). Di mana Retno bertemu dengan Menteri Luar Negeri China, Wang Yi.

"Indonesia dan Tiongkok telah menyepakati Essential Business Travel Corridor Arrangement yang secara khusus mengatur perjalanan bisnis yang esensial dan perjalanan kedinasan yang mendesak secara aman," umum Retno dalam konferensi pers virtual pada Kamis malam (20/8).


Di bawah pengaturan tersebut, para pengusaha, kalangan diplomat, dan dinas dapat melakukan perjalanan terkait dengan bisnis penting dan kegiatan dinas yang mendesak. Artinya, pengaturan itu tidak dibentuk untuk tujuan wisata.

Pengaturan koridor perjalanan dibuat untuk melanjutkan berbagai proyek kerja sama dan investasi dengan negara-negara lain sehingga ekonomi tetap berjalan di tenagh pandemik Covid-19, tanpa mengorbankan kesehatan.

"Ini adalah essential business travel corridor ketiga yang telah kita buat dengan negara lain," ucap Retno.

Sebelumnya, Indonesia sudah melakukan kerja sama serupa dengan Uni Emirat Arab (UEA) yang sudah berlaku sejak 29 Juli 2020.

Kemudian, tepat pada 17 Agutus 2020, koridor perjalanan khusus bisnis antara Indonesia dan Korea Selatan juga sudah dijalankan.

"RRT (disepakati) pada hari ini dan akan berlaku segera setelah diluncurkan," tekannya.

Dalam kunjungan tersebut, Retno tidak sendiri. Ia ditemani dengan Menteri BUMN Erick Thohir, Direktur Eksekutif Bio Farma, Honesti Basyir, dan sejumlah staf lainnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya