Berita

Alexei Navalny/Net

Dunia

Dilarikan Ke Rumah Sakit, Rival Vladimir Putin Diduga Diracun

KAMIS, 20 AGUSTUS 2020 | 12:54 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemimpin oposisi Rusia, Alexei Navalny dilarikan ke rumah sakit di Siberia karena menderita gejala keracunan pada Kamis (20/8).

Jurubicara Navalny, Kira Yarmysh mengatakan, lelaki 44 tahun tersebut tidak sadarkan diri dan saat ini dalam perawatan intensif.

Dilaporkan Reuters, Yarmysh menceritakan, Navalny mulai merasa tidak enak badan dalam penerbangan kembali ke Moskow dari Tomsk, Siberia. Akhirnya, pesawat Navalny melakukan pendaratan darurat di Omsk dan pemimpin partai Russia of the Future itu dilarikan ke rumah sakit.


"Kami berasumsi Alexei diracuni dengan sesuatu yang dicampur dalam tehnya,' ujar Yarmysh dalam akun Twitter dan Telegram-nya.

Pasalnya, hanya teh tersebut yang diminum oleh Navalny pada pagi hari.

Tahun lalu, Yarmysh mengatakan, juga terjadi insiden yang serupa. Navalny menderita reaksi alergi akut yang menurut seorang dokter mungkin disebabkan oleh keracunan dengan bahan kimia yang tidak diketahui.

Navalny adalah seorang pengacara dan aktivis anti-korupsi. Ia telah menjalani beberapa kali hukuman penjara dalam beberapa tahun terakhir karena mengorganisir protes anti-Kremlin.

Pengadilan Hak Asasi Manusia Eropa telah memutuskan bahwa penangkapan dan penahanan Rusia atas Navalny pada 2012 dan 2014 bermotif politik dan melanggar hak asasi manusia.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya