Berita

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump dan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz/Net

Dunia

Trump Ingin Arab Saudi Tiru Jejak UEA, Bisa Normalisasi Hubungan Dengan Israel

KAMIS, 20 AGUSTUS 2020 | 08:14 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Setelah berhasil memfasilitasi normalisasi hubungan diplomatik antara Israel dan Uni Emirat Arab (UEA), saat ini Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump memiliki target lain.

Kepada wartawan di Gedung Putih pada Rabu (19/8), Trump meng-iya-kan bahwa ia berharap agar Arab Saudi ikut bergabung dalam kesepakatan normalisasi dan menjalin hubungan baru yang luas dengan Israel.

"Ya, saya berharap," ujar Trump ketika ditanya dalam konferensi pers, seperti dikutip Reuters.


Dalam konferensi pers sebelumnya, Trump menyebut kesepakatan damai antara Israel dan UEA sangat bagus. Ia mengatakan, "negara-negara yang Anda bahkan tidak percaya ingin mencapai kesepakatan tersebut".

Dia tidak menyebutkan negara lain selain Arab Saudi.

Kesepakatan damai dan normalisasi hubungan antara Israel dan UEA diumumkan oleh Trump pekan lalu, tepatnya Kamis (13/8).

Berdasarkan kesepakatan tersebut, Israel setuju untuk menangguhkan rencana aneksasi Tepi Barat. Perjanjian tersebut juga memperkuat penentangan terhadap kekuatan regional Iran, yang dipandang UEA, Israel, dan Amerika Serikat sebagai ancaman utama di Timur Tengah.

Hampir semua negara Arab pendukung Palestina menolak normalisasi tersebut, terutama Iran, kecuali Bahrain dan Oman.

Melalui pernyataan resminya pada Rabu, Arab Saudi mengatakan, kerajaan tetap berkomitmen untuk berdamai dengan Israel berdasarkan Prakarsa Perdamaian Arab pada 2002.

Arab Saudi tidak mengakui Israel. Namun membuat inisiatif yang menyatakan negara-negara Arab bisa melakukan normalisasi hubungan dengan Israel dengan syarat pembentukan negara Palestina dan penarikan penuh Israel dari wilayah yang direbut sejak 1967.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya