Berita

Ledakan di Pelabuhan Beirut, Lebanon yang dipicu oleh 2.750 ton amonium nitrat/Net

Dunia

Ancaman Ledakan Dahsyat Intai Libya, Ada 25 Ribu Ton Gas Amonia Di Pelabuhan Brega

RABU, 19 AGUSTUS 2020 | 17:54 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ledakan dahsyat di Pelabuhan Beirut, Lebanon yang dipicu 2.750 ton amonium nitrat beberapa waktu lalu menjadi mimpi buruk bagi dunia. Namun, ledakan yang jauh lebih mengerikan kemungkinan bisa terjadi di Libya.

Melalui sebuah video, Ketua National Oil Corporation (NOC), Mustafa Sanallah memperingatkan adanya ancaman ledakan yang lebih dahsyat di Pelabuhan Brega, Libya.

Pasalnya, Sanallah mengatakan, ada 25 ribu ton gas amonia yang disimpan di Pelabuhan Brega yang berlokasi 750 km dari timur ibukota Tripoli sejak 20 hari lalu.


Dengan jumlah yang begitu besar, bahan kimia mudah terbakar tersebut bukan tidak mungkin menciptakan musibah. Apalagi, situasi Libya yang saat ini tengah berkonflik. Bahkan, bentrokan antara dua faksi yang mendukung Khalifa Haftar sempat menggunakan granat berpeluncur roket (RPG).

Dalam pernyataannya, NOC mengatakan, bentrokan antara dua faksi pendukung Haftar terjadi di dekat Pelabuhan Brega.

Mengingat gas bisa meledak jika terkena panas yang menyengat, Sanallah meyakini pelabuhan tersebut berisiko tinggi mengalami ledakan dahsyat yang mungkin sembilan kali lipat dari ledakan Beirut.

“Sangat mungkin bahwa ledakan Beirut akan terulang di (pelabuhan) Brega, Ras Lanuf dan Sidra,” ujar Sanallah seperti dikutip Anadolu Agency, Rabu (19/8).

Menurut keterangan Sanallah, sempat terjadi insiden kebocoran gas amonia yang menyebabkan kematian banyak pekerja. Bahan kimia tersebut sama berbahayanya dengan amonium nitrat yang menjadi sumber ledakan di Pelabuhan Beirut.

Produksi amonium nitrat secara industri terjadi melalui reaksi gas amonia dengan asam nitrat pekat. Karena gas amonia atau amonium nitrat dapat dengan mudah meledak jika terkena panas, penting agar bahan tersebut disimpan di bawah pengawasan ketat dan dalam kondisi aman.

Bukan hanya di Libya, kebocoran gas amonia juga sempat terjadi di gudang berpendingin di Shanghai, China pada Agustus 2013. Insiden tersebut menewaskan 15 orang dan melukai 26 orang.

Pada 2015, di India, kebocoran gas amonia dari sebuah kapal tanker menyebabkan setidaknya enam orang tewas dan lebih dari 150 orang lainnya terluka.

Ledakan di Pelabuhan Beirut sendiri terjadi pada 4 Agustus 2020. Insiden tersebut menghancurkan sebagian ibukota Lebanon tersebut dengan lebih dari 170 orang meninggal dunia dan lebih dari 6.000 orang terluka.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya