Berita

Upacara kemerdekaan RI yang digelar secara sederhana dengan menghadirkan Ngadimin Citro Wiyono/RMOLJateng

Nusantara

Mbah Min Semprong, Telik Sandi Zaman Perang Yang Terlupakan

SENIN, 17 AGUSTUS 2020 | 14:38 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Berbaju batik, celana kain dan bersepatu, mbah Ngadimin Citro Wiyono (87) tetap terlihat gagah di usia senjanya.

Rasa haru dengan mata memerah menahan tangis, mbah Min Semprong, begitu dirinya biasa disapa, tetap bersemangat mengikuti upacara Kemerdekaan RI yang digelar secara sederhana di Bolevard UNS Solo tepat pukul 10.15 WIB yang diikuti pasangan Super Hero Spiderman dan Wonder Women dan juga pedagang kaki lima yang biasa berdagang di kawasan tersebut.

Upacara digelar singkat, namun tetap khidmat. Hanya menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sambil memberikan hormat pada sang Saka Merah Putih.


Mbah Min sendiri pernah bertugas mematai-matai (telik sandi) aktivitas tentara Belanda. Saat itu usianya masih 16 tahun ketika pecah perang kemerdekaan semasa Agresi Militer Belada II 1948. Meski sampai saat ini namanya tidak tercatat dalam Legiun Veteran.

Diketahui pasca Indonesia merdeka tahun 1948, Belanda kembali menjajah Indonesia, termasuk datang ke wilayah Solo. Saat itu pusat kekuatan Belanda di lapangan udara Panasan, Boyolali. Banyak pesawat juga tank dan senjata disiapkan di sana.

"Matur nuwun saya disengkuyung (dihargai) atas perjuangan saya di masa lalu. Berjuang mempertaruhkan nyawa untuk mempertahankan Indonesia merdeka," jelas Mbah Min Semprong kepada Kantor Berita RMOLJateng, Senin (17/8).

Sementara itu, inisiator acara Agus Widanarko atau Danar menyampaikan upacara tersebut sebagai aksi sederhana yang diharapkan bisa bisa membawa berkah juga semangat bagi mbah Semprong.

Setelah mendengar dan mengetahui ada salah satu pejuang, saksi sejarah Indonesia merdeka dan kini menggantungkan hidup dengan berjualan mainan anak-anak. Dan sebagai pecinta anak-anak tergerak untuk memberikan apresiasi.

"Bahwa ini sebagai bukti anak muda tidak merupakan jasa para pahlawan, pejuang khususnya bagi mereka yang masih hidup," paparnya.

Aksi ini dilaksanakan untuk memberikan apresiasi dengan menggelar upacara secara sederhana beruansa anak-anak kepada Mbah Semprong dan memberikan kesempatan kepada beliau untuk memimpin upacara bendera.

"Karena selama ini tidak pernah merasakan mengikuti upacara peringatan kemerdekaan. Supaya beliau merasakan sedikit kebahagian ternyata masih ada yang mengingat perjuangannya," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, tim Superhero juga memborong habis dagangan Mbah Semprong untuk kemudian dibagikan kembali untuk anak-anak di Yayasan Lentera.

"Kami juga mendapatkan titipan donasi dari alumni Fakultas Ekonomi UNS agar sedikit meringankan beban mbah Semprong di masa tuanya," pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya