Berita

Latihan militer gabungan antara Korea Selatan dan Amerika Serikat/Net

Dunia

Satu Perwira Positif Covid-19, Korsel-AS Tunda Latihan Militer Gabungan

MINGGU, 16 AGUSTUS 2020 | 12:20 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Latihan gabungan antara Korea Selatan dan Amerika Serikat (AS) yang dijadwalkan dimulai pada hari ini, Minggu (16/8), ditunda karena munculnya virus corona baru di antara pasukan.

Kantor Berita Yonhap melaporkan, penundaan dilakukan karena seorang perwira Angkatan Darat Korea Selatan dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 pada Jumat (14/8). Sehingga latihan ditunda selama dua hari.

"Latihan akan dimulai pada Selasa (19/8), mengingat situasi Covid-19," ujar Kepala Staf Gabungan Korea Selatan.  


Sebelumnya, pihak terkait telah membatasi latihan militer gabungan tahunan kedua negara. Di mana tidak ada mobilisasi pasukan yang berbasis di AS.

Latihan hanya akan diikuti oleh tentara Korea Selatan dan Pasukan AS di Korea (USFK) dengan total puluhan ribu. Jangka waktu latihan akan diperpanjang beberapa hari karena harus meminimalkan aktivitas malam. Pada awalnya, latihan gabungan akan berlangsung dari 16 hingga 28 Agustus

Kepala Staf Gabungan menuturkan, latihan tahun ini difokuskan pada postur pertahanan gabungan, sementara latihan untuk transisi kendali operasional masa perang di semenanjung Korea akan dilakukan sebagian.

Para ahli menyebut, kondisi tersebut dapat menunda rencana Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in untuk mengambil alih kendali operasional masa perang dari AS sebelum masa jabatannya berakhir pada 2022.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya