Berita

Kasatgas Covid-19, Doni Monardo/Repro

Nusantara

Doni Monardo: Peran Ibu-ibu PKK Penting Untuk Putus Rantai Penyebaran Corona

SABTU, 15 AGUSTUS 2020 | 14:47 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kasatgas penanganan virus corona baru (Covid-19) Letjen TNI Doni Monardo menyampaikan bahwa peran ibu-ibu rumah dinilai cukup vital untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

Doni meyakini dengan vitalnya peran ibu PKK perlu dioptimalkan.

"Ini sesuai arahan Presiden memanfaatkan ibu-ibu PKK dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19," kata Doni dalam diskusi FM9 bertajuk “Optimis Bangkit dari Pandemi: Kesehatan Pulih Ekonomi Bangkit secara daring", Sabtu (15/8).


Mengapa demikian, lanjut Doni, karena ibu-ibu satu figur yang dihormati, dipatuhi oleh siapa saja.

Jenderal Bintang Tuga itu berpandangan, kehadiran kaum ibu di tengah masyarakat dalam memutus mata rantai akan menjadi sebuah kekuatan yang luar biasa.

Ketika ibu-ibu atau orang tua menyampaikan pesan tentang bagaimana melindungi diri maupun lingkungan maka akan banyak pihak yang lebih mau mendengarkan.

Tidak hanya kaum ibu, Doni menilai pelibatan pemuka agama, budaya dan orang-orang yang memiliki pengaruh akan berdampak besar dalam mengatasi pandemi Covid-19.

"Kita harus menjaga masyarakat yang sehat agar tetap sehat, yang kurang sehat harus kita pulihkan dan yang sakit kita obati," demikian Doni.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya