Berita

Gambar hanyalah ilustrasi. India kabarnya memutuskan untuk berhenti menggunakan kapal China untuk pengiriman minyak/Net

Dunia

Makin Tidak Akur, India Stop Pakai Kapal China Untuk Kirim Minyak

JUMAT, 14 AGUSTUS 2020 | 16:09 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Hubungan antara India dan China masih jauh dari kata akur. Sebaliknya, ketegangan antara keduanya justru semakin menjadi-jadi.

Pekan ini, India memutuskan untuk berhenti menyewa kapal tanker milik China atau berbendera China untuk melakukan impor atau ekspor minyak mentah ataupun produk minyak.

Menurut sumber anonim yang dekat informasi tersebut kepada Bloomberg, dan dilansir ulang Russia Today pada Jumat (14/8), kapal yang dimiliki atau didaftarkan oleh China dilarang mengikuti tender untuk kapal tanker minyak yang mengimpor minyak mentah ke India atau mengekspor produk minyak sulingan keluar dari India.


Selain itu, perusahaan minyak yang dikendalikan negara India juga berencana untuk meminta pemasok minyak dan pedagang minyaknya untuk tidak mengirimkan minyak kepada mereka dengan menyewa kapal tanker China.

Langkah ini diambil di tengah permusuhan yang meletus antara dua negara importir minyak terbesar dunia akibat ketegangan di perbatasan darat kedua negara tersebut.

Ketegangan terbaru di perbatasan merupakan yang paling krusial sejak 50 tahun terakhir, tepatnya sejak China dan India berperang untuk menentukan di mana tepatnya perbatasan ini akan dilewati.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya