Berita

Presiden sementara Bolivia, Jeanine Anez/Net

Dunia

Tak Indahkan Tuntutan Oposisi, Pemerintah Bolivia Tetapkan Pemilu 18 Oktober

JUMAT, 14 AGUSTUS 2020 | 13:55 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintahan sementara Bolivia telah mengumumkan jadwal penundaan pemilihan presiden pada 18 Oktober 2020, meski gelombang protes dari oposisi menyerukan agar pemilu dilakukan secepat mungkin.

Jadwal pemilu tersebut diamanatkan dalam undang-undang yang diberlakukan pada Kamis (13/8).

Dalam UU tersebut tertera, siapa pun yang berusaha untuk mengubah tanggal pemillu akan mendapat hukuman pidana.


Dikabarkan Reuters, tanggal 18 Oktober diambil oleh pengadilan pemilu Bolivia pada Juli dengan pertimbangan pandemik Covid-19. Sementara para pendukung oposisi menuntut agar pemiu dilakukan pada 6 September.

Tak ayal UU tersebut ditolak dengan segera oleh Pusat Pekerja Bolivia (COB) yang merupakan mendukung mantan pemimpin Evo Morales. Morales sendiri mengundurkan diri pada tahun lalu setelah sengketa pemilu pada Oktober 2019.

Pemimpin COB utama Juan Carlos Huarachi mengatakan undang-undang itu "tidak pernah disepakati dengan rakyat."

Kendati begitu, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Uni Eropa, dalam pernyataan bersama, menyatakan dukungan untuk tanggal 18 Oktober.

Pesaing utama pemilu Bolivia kali ini adalah partai Gerakan Morales untuk Sosialisme (MAS) dan oposisi konservatif yang terfragmentasi, termasuk Presiden sementara Jeanine Anez, yang mengambil alih kekuasaan tahun lalu dengan menjanjikan pemilu baru yang cepat.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya