Berita

Bus-bus sekolah/Net

Dunia

Gubernur Texas Ingin Buka Sekolah Di Tengah Rekor Infeksi Covid-19, Demokrat Marah

JUMAT, 14 AGUSTUS 2020 | 13:02 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pertarungan elit di Amerika Serikat (AS) terkait pembukaan sekolah masih terus berlanjut. Bahkan semakin sengit mendekati September, tenggat waktu yang diberikan Presiden Donald Trump.

Kemarin, Kamis (13/8), Gubernur Texas dari Partai Republik, Greg Abbott berusaha meyakinkan para orangtua untuk memasukan kembali anak-anak mereka ke sekolah mulai pekan depan.

Aksi Abbott tersebut dikecam oleh penasihat utama kampanye calon presiden dari Partai Demokrat Joe Biden, Mike Collier.


Collier mengatakan, Texas belum cukup siap untuk membuka kembali sekolah dengan aman, terlebih tingkat positif virus corona di seluruh negara bagian tersebut mencapai sekor 24,5 persen pada pekan ini.

"Apa yang kami pelajari dari dibukanya kembali ekonomi Texas adalah, jika Anda tidak melakukannya dengan benar, orang akan mati," ujar Collier, mengutip Reuters.

"Orang tua dan guru dipaksa untuk membuat keputusan hidup dan mati," sambungnya.

Abbott sendiri mengaku pembukaan sekolah merupakan keputusan dari dewan sekolah setempat untuk menentukan kapan mereka bisa membuka kembali tanpa campur tangan dari pejabat kesehatan.

Ia berdalih, sekolah siap untuk membuka kelas tatap muka dan tidak akan ada penyebaran virus secara signifikan jika melakukan tindakan pencegahan keamanan dasar.

"Cara-cara Covid-19 menyebar di lingkungan sekolah kemungkinan besar dalam pertemuan setelah sekolah usai," ujar Abbott.

Untuk itu, Abbott mengatakan, orangtua dan guru harus membatasi pertemuan siswa dan memastikan mereka memakai masker.

Sejak awal, Texas berhasil menghindari lonjakan virus, namun pada Juni jumlah kasus Covid-19 di sana meroket setelah membuka kembali sektor ekonomi.

Penanganan wabah Covid-19 di Texas tampaknya akan berdampak besar pada pemilihan presiden November mendatang.

Texas selama ini merupakan benteng Republik. Jajak pendapat juga menunjukkan, Biden berada dalam kesulitan melawan Trump di Texas.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya