Berita

Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz yang tiba di Kota NEOM/Net

Dunia

Pulihkan Diri Pasca Operasi, Raja Salman Berlibur Ke Kota NEOM

KAMIS, 13 AGUSTUS 2020 | 13:29 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Operasi pengangkatan kantong empedu yang dilakukan oleh Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz beberapa waktu lalu membuatnya harus melakukan pemulihan lebih lanjut.

Untuk itu, raja berusia 84 tahun tersebut kini pergi berlibur ke Kota NEOM, sebuah daerah di tepi Laut Merah yang sedang dalam tahap pengembangan pada Kamis (13/8).

SPA melaporkan, kunjungan tersebut bertujuan agar Raja Salman bisa beristirahat dan memulihkan diri.


"Penjaga Dua Masjid Suci Raja Salman tiba di NEOM, di mana dia akan menghabiskan waktu untuk beristirahat dan memulihkan diri," ujar seorang pejabat Arab Saudi.

Dari siaran televisi pemerintah, terlihat Raja Salman turun dari pesawat Saudia Airlines. Tampak pula konvoi mobil dikerahkan untuk menjemput sang raja.

Raja Salman sendiri baru menjalani operasi laparoskopi untuk mengangkat kantong empedu bulan lalu. Ia meninggalkan Rumah Sakit Spesial Raja Faisal di Riyadh pada 30 Juli usai dirawat selama 10 hari.

Ketika dirawat, media pemerintah mengunggah sebuah video yang menunjukkan Raja Salman memimpin rapat. Beberapa pihak menduga video tersebut dipublikasikan untuk menghilangkan rumor mengenai kesehatan raja.

Keluarga kerajaan Arab Saudi pada dasarnya menghabiskan liburan musim panas mereka di luar negeri, seperti Maroko dan negara-negara Eropa. Tetapi sejak 2018, Raja Salman lebih suka menghabiskan waktunya di Kota NEOM.

Melansir Reuters, Kota NEOM dibangun dari awal di sepanjang pantai barat kerajaan yang indah. Tempat tersebut sempat dilanda pemberontakan setelah seorang anggota suku ditembak mati oleh pasukan keamanan.

Pengembangan Kota NEOM sendiri bernilai 500 miliar dolar AS, menjadi calon kota futuristik yang digagas oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman sebagai bagian dari Saudi Vision 2030.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya