Berita

Membahas rencana pelaksanaan kegiatan bersama yang akan diadakan oleh DKPP, MPR dan KY/Net

Politik

Gelar Konvensi Etika Jilid II, Ketua DKPP Audensi Dengan Ketua MPR Dan Ketua KY, Hadir Jimly Asshiddiqie

SELASA, 11 AGUSTUS 2020 | 21:18 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Prof. Muhammad melakukan audiensi dengan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dan Komisi Yudisial (KY) di ruang rapat Ketua MPR, Gedung Nusantara 3, Jakarta, Selasa (11/8).

Dalam pertemuan audensi ini, Muhammad didampingi oleh Sekretaris DKPP, Bernad Dermawan Sutrisno.

Audiensi ini diadakan guna membahas rencana pelaksanaan kegiatan bersama yang akan diadakan oleh DKPP, MPR dan KY.


"Kami melakukan koordinasi terkait rencana Konvensi Nasional II tentang Etika Kehidupan Berbangsa dan Bernegara," kata Muhammad.

Sebelumnya, kegiatan serupa pernah diinisiasi oleh DKPP bersama KY dan MPR pada April 2017.

Menurut Muhammad, pelaksanaan konferensi ini sangat penting bagi Indonesia, mengingat dalam satu dekade terakhir masyarakat Indonesia dihadapkan ancaman konflik identitas dan ideologis.

Dia menambahkan, pelaksanaan konvensi ini nantinya dapat mendorong terbentuknya Badan Pekerja Etika yang rencananya akan dibina oleh pimpinan MPR dan MenPAN-RB.

Badan tersebut, jelas Muhammad, memiliki tiga tugas khusus. Pertama, memberi masukan mengenai arah kebijakan implementasi TAP MPR No. VI/MPR/2001.

Kedua, memberi masukan kepada pemerintah dan DPR terkait pembuatan UU tentang Etika Jabatan Publik atau UU Peradilan Etika.

"Sedangkan yang ketiga, badan ini diharapkan menjadi forum komunikasi pembinaan dan pengembangan antar lembaga-lembaga penegak etik," kata Muhammad.

Dalam audiensi ini, kehadiran Muhammad dan Bernad diterima Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo dan Sekretaris MPR, Maruf Cahyono.

Selain nama-nama di atas, hadir pula Ketua KY, Jaja Ahmad Jayus; anggota KY, Aidul Fitriciada Azhari; dan anggota DPD/MPR RI, Jimly Asshiddiqie.

Senada dengan Muhammad, Jimly pun menyatakan audiensi merupakan bentuk koordinasi guna merealisasikan Konvensi Nasional II tentang Etika Berbangsa dan Bernegara.

"Kami sepakat untuk adakan pada Oktober-November 2020," jelas Jimly.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Klaim Bahlil soal Energi Aman Patut Dipertanyakan

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:10

Kabut Perang Selimuti Wall Street, Nasdaq Jatuh Paling Dalam

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:09

Trump Perpanjang Jeda Serangan ke Iran

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:02

Tanpa Perencanaan, Pendatang Baru Berpotensi Jadi Beban

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:01

OJK Prediksi Sejumlah Bank Besar akan Naik Kelas ke KBMI IV pada 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:45

Harga Emas Anjlok Tertekan Dolar AS dan Proyeksi Suku Bunga Tinggi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:34

Bursa Eropa Tumbang, Indeks STOXX 600 Dekati Fase Koreksi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:21

Pertama dalam Sejarah, Tanda Tangan Presiden Donald Trump akan Dicetak di Dolar AS

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:07

Ekonomi Indonesia: Makro Sehat, Mikro Sekarat

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:35

Bekas Kepala KSOP Belawan Jadi Tersangka Skandal PNBP

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:24

Selengkapnya