Berita

Gubernur Ridwan Kamil, melaporkan kepada Presiden Joko Widodo tak ada lagi daerah zona merah di Jawa Barat/RMOLJabar

Nusantara

Ridwan Kamil Lapor Ke Jokowi Tak Ada Lagi Zona Merah Di Jawa Barat

SELASA, 11 AGUSTUS 2020 | 12:17 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kunjungan Presiden Joko Widodo ke Kota Bandung untuk meninjau langsung uji klinis tahap 3 vaksin Covid-19 dimanfaatkan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, untuk melaporkan perkembangan penanganan Covid-19 di wilayahnya.

Diakui Ridwan Kamil, di Provinsi Jabar saat ini tidak ada lagi wilayah yang berzona merah sesuai dengan standar zona kewaspadaan yang diterapkan juga oleh gugus tugas Pusat.

“Peta kewaspadaan kami sudah sesuai dengan pemerintah pusat. Jadi sekarang di tanggal 3 sampai 9 Agutus alhamdulillah tidak ada zona merah lagi per minggu ini,” ucap Emil, sapaan akrabnya, Selasa (11/8).


“Sebelumnya Depok masih merah, sekarang sudah membaik dengan kontrol kita bersama. Jadi total dari 27 kabupaten/kota tidak ada zona merah; 14 kabupaten zona sedang, dan 13 zona kuning. Mudah-mudahan ini bisa terus kami pertahankan,” tambahnya, dilansir Kantor Berita RMOLJabar.

Tak hanya itu, Emil juga melaporkan terkait wilayah di Jabar yang sama sekali tidak terkena Covid-19. Untuk itu, pihaknya akan mulai membuka sekolah tatap muka.

“Kami laporkan juga dari sisi peta yang sama sekali tidak terkena Covid-19, itu kami sudah dengan hati-hati buka sekolah tatap muka. Jadi kami juga melakukan percobaan dengan ketat dan hati hati,” ungkapnya.

Karena menurutnya, posisi geografis Jabar yang memiliki pedesaan dan pegunungan, ada daerah yang tidak terkena Covid-19 sejak pandemik terjadi.

“Karena Jawa Barat banyak gunungnya, banyak pedalamannya yang memang nggak ada Covid-19, sehingga kebijakan tidak kami samakan dengan daerah urban atau kota yang sangat padat,” tandasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya