Berita

Korban ledakan pabrik Bioetanol saat dibawa ke ambulans/RMOLJatim

Nusantara

Kesaksian Warga Saat Pabrik Biotanol Meledak Dan Terbakar

SELASA, 11 AGUSTUS 2020 | 02:00 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kebakaran terjadi di pabrik Bioetanol milik PT Energi Agro Nusantara di Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Senin (10/8). Kebakaran tersebut disertai ledakan dan menyebabkan satu karyawan pabrik tewas di lokasi kejadian.

Kobaran api terlihat membunmbung di sekitar pabrik. Api kemudian menyambar tiga tangki besar tempat penyimpanan bioetanol dan meledak hingga beberapa kali.

Kerasnya bunyi ledakan membuat warga sekitar pabrik panik dan lari menyelamatkan diri. Sementara jalan-jalan di sekitar lokasi pabrik ditutup warga setempat.


Seorang warga bernama Susilo mengatakan, terdengar bunyi ledakan sekali sesaat sebelum kebakaran. Kemudian disusul ledakan yang lebih keras dan menimbulkan kobaran api.

"Saya mendengar ledakan hingga tiga kali dan langsung menyala api. Warga di sini panik dan mengungsi ke tempat aman," ujar Susilo dilansir Kantor Berita RMOLJatim.

Pantauan di lokasi kebakaran pabrik, sejumlah petugas damkar dikerahkan ke lokasi untuk memadamkam kobaran api di areal pabrik. Proses pemadaman sempat terkendala karena seluruh isi tangki berisi bioetanol yang tumpah akibat ledakan.

Selain itu di lokasi juga terdapat beberapa ambulans yang disiagakan untuk mengevakuasi korban luka maupun tewas. Data yang dihimpun, satu orang pekerja tewas di lokasi kejadian dengan kondisi mengenaskan. Jenazah sudah dibawa ke Rumah Sakit RS Basuni, sedangkan 10 orang lainnya mengalami luka bakar.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya