Berita

Cuplikan video kontroversial soal obat corona/Repro

Nusantara

Youtube Hapus Video Kontroversial Soal Obat Corona

SELASA, 04 AGUSTUS 2020 | 04:59 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Youtube menghapus video wawancara antara musisi Anji (Erdian Aji Prihartanto) dengan Hadi Pranoto yang mengklaim menemukan obat sembuhkan pasien positif virus corona baru (Covid-19).

Video yang diambil dari Pulau Tegal Mas, Kabupaten Pesawaran, pada (31/7) berjudul “Bisa Kembali Normal? Obat Covid-19 Sudah Ditemukan!”  itu sudah tak bisa diakses masyarakat lagi.

Video tersebut menimbukan kontroversial di kalangan akademisi dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), karena tak bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah.


Senin (3/8), Youtube menjelaskan video telah dihapus karena melanggar Pedoman Komunitas Youtube.

Sebelumnya, Hadi Pranoto mengklaim telah menemukan antibodi Covid-1 untuk menyembuhkan banyak orang dari infeksi virus corona.

IDI memvonis pembohongan terhadap publik tentang temuan antibodi Covid-19 itu kebohongan dan Anji serta Hadi Pranoto bisa pidana.

“Anji itu harus membuka kerja dimana, profesornya, nggak jelas,” kata dr. Slamet Budiarto, Wakil Ketua Umum PB IDI, Minggu, (2/8) seperti dikutip dari Kantor Berita RMOLLampung.

Pada awal video itu, Hadi Pranoto berujar tes swab dan rapid test sebenarnya hanya berkisar antara Rp 10 ribu-Rp 20 ribu. Tak boleh semahal yang ada sekarang.

Mendengar penjelasan itu, Anji mendukung dan berpendapat seharusnya kedua perangkat tes corona itu bisa digratiskan pemerintah.

Hadi Pranoto disebut Anji sebagai seorang profesor, pakar mikrobiologi, dan Kepala Tim Riset Formula Antibodi Covid-19 yang telah menyembuhkan banyak pasien Covid-19.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Proses Hukum Febrie Adriansyah Harus Bebas dari Intervensi Politik

Senin, 13 Juli 2026 | 06:23

Tentara Salib Eropa dalam Penjarahan Konstantinopel 1204

Senin, 13 Juli 2026 | 06:05

PT Japfa Comfeed di Cengkareng Terbakar

Senin, 13 Juli 2026 | 06:03

Timnas Inggris Tak Pernah Masuk Daftar Lawan Lionel Messi

Senin, 13 Juli 2026 | 05:32

Ivan Gunawan Harap Pemerintah Bantu Pembangunan 99 Masjid

Senin, 13 Juli 2026 | 05:23

Mengungkap Skandal Pemerasan Bu Etik

Senin, 13 Juli 2026 | 05:09

Ketahuan, Amplop Baru Dikembalikan?

Senin, 13 Juli 2026 | 05:03

MBG dan KDMP Manifestasi Nyata Pelaksanaan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 13 Juli 2026 | 04:36

Mundurnya Febrie Adriansyah Jadi Pesan Politik Antikorupsi Pemerintahan Prabowo

Senin, 13 Juli 2026 | 04:05

Waspada! Ada Kompromi Kasus Ijazah Jokowi Disetop

Senin, 13 Juli 2026 | 04:02

Selengkapnya