Berita

Raja Mohammad VI menyerukan solidaritas di tengan pandemi Covid-19/Morocco World News

Dunia

Di Hari Perayaan Takhta, Raja Mohammed VI Dorong Solidaritas Lawan Covid-19

SELASA, 04 AGUSTUS 2020 | 00:06 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pandemi virus corona atau Covid-19 masih jauh dari kata usai. Karena itulah, Raja Maroko, Raja Mohammed VI mengajak setiap elemen di Maroko untuk tetap waspada, namun tidak melupakan solidaritas antar sesama.

"Saya telah menginstruksikan pemerintah untuk mendukung sektor-sektor yang terkena dampak pandemi, menjaga pekerjaan dan menjaga daya beli keluarga yang kehilangan sumber mata pencaharian mereka," ungkap Raja Mohammed VI dalam pidato kebangsaannya pekan lalu yang disampaikan bertepatan dengan hari Perayaan Takhta.

Untuk diketahui, Perayaan Takhta di Maroko adalah hari libur nasional yang dirayakan tanggal 30 Juli setiap tahunnya. Hari tersebut adalah hari peringatan aksesi Raja ke atas takhta.


Perayaan Takhta pertama kali diadakan pada tahun 1933 untuk mengakui aksesi Mohammed V dari Maroko pada tahun 1927

Dalam pidato yang sama, Raja Mohammed VI mengakui bahwa pandemi Covid-19 membuat dampak yang tidak sedikit bagi perekonomian negara.

"Namun, saya harus mengatakan, sejujurnya, bahwa dampak dari krisis kesehatan ini akan menjadi keras, terlepas dari upaya kami untuk mengurangi dampaknya," tegas Raja Mohammed VI.

Karena itulah, dia mengajak semua warga untuk tetap beraktivitas namun juga waspada. Raja Mohammed VI juga mendorong agar solidaritas tetap terjaga sambil tetap mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan.

"Tindakan kita tidak terbatas hanya menghadapi epidemi saat ini. Kita juga bertujuan untuk mengatasi dampak sosial dan ekonomi dengan membangun pendekatan yang komprehensif dan berorientasi masa depan dan dengan mengambil pelajaran dari pengalaman ini," tambahnya.

Di sisi lain, Raja Mohammed VI juga memuji solidaritas kuat dan terjaga di antara warga Maroko dalam menghadapi pandemi virus corona.

"Meskipun krisis ini telah menunjukkan bahwa ikatan sosial di negara kita solid, dan bahwa solidaritas antara Maroko adalah fakta kehidupan, itu juga mengungkapkan sejumlah kekurangan, terutama di bidang sosial," jelasnya.

"Di antara hal tersebut adalah ukuran sektor informal, tidak memadainya jaring pengaman sosial, terutama untuk kelompok yang paling rentan, dan paparan sejumlah sektor terhadap fluktuasi eksternal," tandas Raja Mohammed VI.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Pengamat Ingatkan AI hanya Alat Bantu, Bukan Pengganti Manusia

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Menelusuri Asal Usul Ngabuburit

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Din Syamsuddin: Board of Peace Trump Bentuk Nekolim Baru

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:01

Sambut Tahun Kuda Api, Ini Jadwal Libur Imlek 2026 untuk Rencanakan Kumpul Keluarga

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:52

Cadangan Devisa RI Menciut Jadi Rp2.605 Triliun di Awal 2026

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:47

Analisis Kebijakan MBG: Antara Tanggung Jawab Sosial dan Mitigasi Risiko Ekonomi

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:41

ISIS Mengaku Dalang Bom Masjid Islamabad

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:31

Dolar AS Melemah, Yen dan Pound Terdampak Ketidakpastian Global

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:16

Golkar: Indonesia Bergabung ke Dewan Perdamaian Gaza Wujud Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:01

Wall Street Perkasa di Akhir Pekan, Dow Jones Tembus 50.000

Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:52

Selengkapnya