Berita

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Net

Politik

Eks Relawan Jokowi Puji Sikap Anies Baswedan Memaafkan Ike Muti

SENIN, 03 AGUSTUS 2020 | 10:18 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Organ eks relawan Jokowi, Rumah Nawacita mengapresiasi sikap Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang tidak menyeret ke ranah hukum kasus postingan artis Ike Muti yang menyebut fotonya bersama Presiden Jokowi menjadi penyebab tidak mendapat "job" dari Pemprov DKI.

Founder Rumah Nawacita, Raya Desmawanto Nainggolan mengatakan, kearifan Anies dengan meminta klarifikasi dari Ike Muti dan memberikan maaf sebagai penyelesaian akhir dari dugaan kasus pencemaran nama institusi tersebut merupakan sikap pemimpin yang perlu dicontoh.

"Anies telah menunjukkan kepemimpinan yang mengayomi, pemaaf, dan arif dalam menyelesaikan persoalan dengan rakyatnya. Ini adalah cermin kepemimpinan khas Indonesia yang tidak langsung main hukum. Kami mengapresiasi sikap Anies," kata Raya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (3/8).


Postingan di media sosial Ike Muti viral dan membuat heboh jagat dunia maya. Ia mengaku tak dapat kerjaan webseries dari Pemprov DKI Jakarta dan disuruh menghapus fotonya bersama Presiden Jokowi. Warganet awalnya mengutuk sikap Pemprov DKI Jakarta karena dinilai diskriminatif.

Menyikapi hal tersebut, Pemprov DKI mengirimkan somasi dan meminta Ike Muti mengklarifikasi tuduhannya tersebut. Somasi itu berujung pada permintaan maaf Ike Muti dan mengklaim dirinya salah mendapat informasi. Pemprov DKI Jakarta pun menerima permintaan maaf Ike Muti dan menganggap kasus tersebut telah selesai.

Raya mengingatkan agar semua pihak tidak membuat heboh dengan postingan yang bernuansa mengadu domba. Apalagi, jika tuduhan tersebut disampaikan melalui media sosial dan viral, sehingga secara massif membentuk citra dan image yang tak baik kepada pihak yang dituduh.

Raya juga meminta sentimen dan residu dari pemilu presiden 2019 tidak diperpanjang dan seger diakhiri, apalagi dalam kondisi negara sedang galau menghadapi pandemi Covid-19 saat ini.

"Kami menyerukan kepada segenap pihak segera mengakhiri sentimen, kemarahan, dendam dan ketidakpuasan pasca-pilpres 2019. Ini saatnya untuk membangun negara Indonesia dengan memandang masa depan bersama. Ayo, kita lihat depan karena tantangan bernegara makin besar di tengah pandemik Covid-19 ini," pungkas Raya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya